Breaking News

Manfaatkan Waktu Luang, Sertu Sutarjo Sukses Jadi Peternak Domba.



 BAYAN  ( KORANPURWOREJO.COM),--Warga Desa Sambeng RT 01 / RW 05 , Kecamatan Bayan, Purworejo. Sertu  Sutarjo,  Anggota Polisi Militer Angkatan dinas tahun 2012, ini  sukses mengembangkan ternak kambing domba. Dari  sekitar 11 ekor pada tahun 2017 lalu, Sertu Sutarjo kini berhasil mengembangkan hingga ratusan ekor.

"Dulu ayah saya, Noto Miharjo (almarhum), pernah menjadi penjual atau pedagang kambing, dan setelah saya berhasil masuk di TNI dan bertugas di kampung halaman, saya meneruskan usaha dengan mengembangkan ternak kambing domba," ungkap Sertu Sutarjo, saat ditemui dirumahnya, pada Sabtu (26/1/2019).

Usahanya, didukung  beberapa tenaga pembantu. Kandang di belakang rumahnya, me jadi tampak bersih dan rapih.
Putra terakhir dari empat bersaudara itu, sengaja mengembangkan ternak kambing domba dengan maksud untuk mencari tambahan penghasilan selain menjadi anggota TNI. 

"Awalnya hanya kambing berjumlah 11 ekor, lalu setelah buat kandang bertambah menjadi 45 ekor, dan sekarang berkembang hingga sekitar 100 ekor," jelasnya.

Alasan Sertu Sutarjo beternak domba, karena  memiliki prospek kebutuhan daging yang besar  dipasaran.

"Hampir semua sate atau daging yang dibutuhkan di wilayah Yogyakarta saat ini adalah yang dibutuhkan daging kambing domba, dan ini merupakan potensi bisnis yang menjanjikan bila dikembangkan," ujarnya.


Ditengah kesibukannya menjadi militer , Sutarjo mengaku tak mengalami kesulitan, karena ia lakukan  perawatan, diluar jam dinas.

"Saya selalu memberikan pakan juga membersihkan kandang kambing setiap pagi sebelum berangkat kerja, juga usai kembali bekerja. Selain itu saya juga dibantu sejumlah pekerja yang dibayar sesuai upah UMR," lanjutnya.

Selama sekitar empat bulan, kambing kambing itu dipelihara dan digemukkan, lalu dipasarkan, hanya dengan pakan rumput rumput segar dan ditambah dengan makanan vermentasi, kambing kambing itu menjadi cepat gemuk dan besar dan siap dipasarkan.

"Saya bulan depan sudah ada pesanan dari Jogja, untuk menyetok  sekitar 25 kambing, untuk setiap hari. Bagi beberapa kelompok penjual sate klatak. Akunya.

Pihaknya berharap, keberhasilan dirinya dalam mengembangkan ternak kambing domba bisa menjadi inspirasi bagi setiap warga dan pemuda  di Purworejo. Karena untungnya juga menjanjikan. (Nang)

2 komentar: