Breaking News

Ekonomi Kreatif Sandal Jepit Ukiran Karya Pemuda Purworejo




PURWOREJO ( Koranpurworejo.com )--- INDUSTRI ekonomi kreatif, menjadi pilihan di tengah sulitnya mencari lapangan pekerjaan. Ditunjang era teknologi canggih saat ini, penjualan online menjadi lapak tanpa batas untuk memasarkan dagangan. Seperti yang ditekuni oleh Asyhari, pemuda lulusan pondok pesantren ini, memilih menekuni usaha yang dia beri nama sendal jepit ukir, Minggu (6/1).

"Saya juga tak sengaja menekuni kegiatan ini. Dulu sih awalnya, hanya karena pengalaman di Pondok Pesantren, sandal jepit kami sering hilang atau tertukar. Jadi masing-masing sandal kami beri nama," terang alumni Ponpes Tegal Rejo ini di lapaknya, area car free day Jalan Mayjend Sutoyo pagi ini. 

Asyari baru pertama kali menggelar lapaknya di arena CFD, namun banyak pengunjung yang tertarik dengan kreasinya.
Keinginannya untuk mengembangkan hobinya bertambah saat dia mulai mencari karya serupa di google. "Di Google, banyak kreasi sendal jepit bergambar wajah. Kemudian saya mulai bereksperimen dengan bentuk lain, Alhamdulillah, banyak yang suka," tambahnya.

Asyari memang baru satu tahun membuka usaha sendal jepit ukir ini, tapi sudah memiliki lumayan banyak pelanggan. Dia memasarkan dengan memakai platform media sosial melalui Whatsapp, Instagram dan Facebook.

 "Melalui penjualan online, alhamdulillah banyak pembeli, kebanyakan dari Jakarta untuk hantaran nikah," ujar pemuda kreatif ini. 
Harga sendal jepit ukir perpasang bervariasi mulai Rp 20 ribu hingga Rp 150 ribu, tergantung tingkat kerumitannya. Harga paling mahal adalah sendal jepit dikreasikan menjadi jam dinding.

"Paling laris adalah order untuk hantaran nikah atau kado pernikahan dan ulang tahun," kata pemuda asal Desa Ngrendeng, Kecamatan Gebang ini. Kalau kamu tertarik, bisa memesan via platform medsos Instagram dan Facebook dengan nama akun @galeri_asyhari. (Mas)

Tidak ada komentar