Breaking News

Demokrat Bantu Sembako di Posko Banjir Wironatan


Ngadino, Spd,MM mendengarkan keluhan warga
yang terdampak banjir.

BUTUH ( KORANPURWOREJO.COM) - BENCANA banjir yang menimpa beberapa desa di Wilayah Kecamatan  Butuh Purworejo. Sebagaimana yang terjadi di Desa Wironatan Pedukuhan Gebang.        Banjir sejak hujan Selasa malam  Rabu  ( 16/1)  hingga Kamis  (17/1).  

Dari pantauan KoranPurworejo, beberapa warga Wironatan terpaksa harus dievakuasi Aparat Kodim 0708 dan BPBD.  Bahkan ada beberapa yang langsung dievakuasi di Puskesmas karena sakit.      Aktifitas  warga, jadi terganggu  akibat terdampak banjir.  Bahkan beberapa warga terpaksa bertahan untuk tidak memasak.  BPBD dan Aparatur desa  pun mendirikan dapur umum.  

Sampai berita ini ditulis baru Partai Demokrat lah,  yang pertama kali memberi bantuan bagi dapur umum di Desa Wironatan. Kamis (17/1) pukul 13.30 Wib
"Semoga bantuan tersebut bisa jadi pemantik, bagi komunitas, organisasi atau Parpol lain untuk turut peduli meringankan saudara kita yang kena banjir, ungkap Ny Yophi Prabowo.

Ngadino, Spd, MM memberikan bantuan
peduli banjir, turut meringankan beban warga.

Bantuan berupa sembako ( telor, minyak goreng, mei, bumbu dapur, dan bahan sayur mayur ).  Yang dihantar langsung Oleh  NY Yophy Estri Utami  Styowati, ST  didampingi Ngadino, Spd, MM,  pengurus harian dan Satgas partai.

Pada wartawan Ngadino, Spd, MM  menambahkan Demokrat merasa prihatin atas bencana alam yang menimpa warga Gebang Wironatan. Bantuan dimaksudkan untuk meringankan beban. "Semoga hujan, segera berhenti, kemudia air segera surut " ungkap Ngadino.

Wakil warga Kadus desa Wironatan, Bolah Muslikh, menyambut baik para pengurus Partai Demokrat yang telah berempati memberi bantuan sembako di dapur umum daerah bencana.  
"Atas nama warga terkena banjir, kami berterimakasih atas kepepuliaan rekan rekan Demokrat " ungkap  Muslikh.

Kondisi akhir, dari pantauan KoranPurworejo hingga Jumat (18/1) air sudah berangsur mulai surut. Beberapa warga beraktifitas, membenahi beberapa perangkat rumahnya yang terendam.  Muslikh berharap, semoga  hujan deras tidak terjadi lagi. ( S.tirta)

Tidak ada komentar