Breaking News

Bekas Benteng Perang, Ditemukan di Area Penambangan


BAGELEN ( KORANPURWOREJO.COM) --Ditengah hiruk pikuk penambangan tanah urug, yang diperuntukkan bangunan bandara NYAI Kulon Progo.  Sebuah benteng peninggalan Jepang ditemukan di lokasi penambangan batu andesit milik PT Sekawan Bayu Perkasa (SBP) Semarang yang berada di kawasan perbukitan Lempuyangan Dusun Sudimoro, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Beteng setinggi lebih kurang 2,5 meter tersebut kali pertama diketahui oleh para pekerja tambang yang sedang melakukan pegerukan material tanah sekitar 1 bulan lalu.

“Saya kerja disini sejak September. Benteng ini ditemukan belum lama kok, sekitar sebulanan ini lah,” kata Nanang (26), salah satu pekerja tambang asal Ngawi, Kamis (10 /1/19).

Menurutnya, awalnya benteng tertimbun gunungan tanah yang cukup tinggi. Para pekerja baru mengetahui bahwa ada bangunan peninggalan Jepang setelah material tanah dan batu andesit terambil hingga terlihat bagian atas benteng.

“Ini tertutup tanah tinggi sekali tadinya,” lanjutnya.

Meski tertimbun tanah cukup lama, benteng tampak utuh lengkap dengan pintu dan sejumlah lubang pengintai di sisi-sisinya. Salah satu lubang menghadap ke arah laut selatan. Di sisi yang menghadap arah laut tersebut juga terdapat tulisan dengan huruf Jepang.

Namun, sejak kali pertama ditemukan bagian dalam benteng masih dipenuhi tanah. Belum ada pekerja yang berani memasukinya.

“Ini bangunannya masih kokoh semua,” sebutnya.

Sementara itu, Humas PT SBP Semarang, Teguh Imam Waluyo Jati, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan benteng itu. Namun, pihaknya mengaku belum melakukan pengecekan secara detail dan melaporkan penemuan tersebut kepada pihak terkait.

“Pekerja tidak sengaja menemukan itu. Tapi kita sudah mengarahkan para pekerja agar tidak kembali mengeruk tanah di lokasi benteng atau merusaknya,” ungkap Teguh.

Keberadaan benteng tersebut mendapat perhatian dari sejumlah wartawan dan personel Polsek Bagelen. ( DNiel -Tirta).

Tidak ada komentar