Breaking News

BAWASLU, Temukan dan Atasi Berbagai Sengketa Pemilu.


PURWOREJO ( KoranPurworejo.com) --Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purworejo, Jumat (4/1)  melakukan Pers konfren dengan sejumlah wartawan yang bertugas liputan di Purworejo.  Dalam keterangannya Ketua Bawaslu Nur Kholik  menjelaskan, ada Anggota BPD (Badan Pemusyawaratan Desa) terjaring Bawaslu Kabupaten Purworejo, karena nama – nama mereka dicantumkan dalam tim kampanye.  Temuan tersebut anatara lain di Kecamatan Butuh 2 orang, Kecamatan Bener 2 orang, Kecamatan Loano  3  orang, Kecamatan Ngombol 3 orang, Kecamatan Banyuurip 1 orang, Kecamatan Bruno 1 orang. Para anggota BPD  tersebut diminta segera mengundurkan dan memilih tetap jadi anggota BPD atau jadi anggota tim kampanye, kata Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholik pada wartawan.


Masih menurut Nur Kholik, ada dua orang fasilitator PKH ( Program Keluarga Harapan ) dan seorang PLD ( Pendamping  Lokal  Desa ) terbukti melanggar ketentuan netralitas sebagai mana yang diatur dalam regulasi  PKH dn PLD.  Bawaslu Purworejo menangani pelanggaran adminitratif  yang dilakukan oleh 2 orang anggota DPRD Kabupaten Purworejo dan Caleg DPR RI ,sebab melakukan kampanye tanpa STTP ( Surat Tanda Terima Pemberitahuan ),  para terlapor pelanggaran adminitrasi diberikan teguran tertulis. Sampai  3/1 – 2019 Bawaslu Purworejo telah menertibkan 1.857 APK ( Alat Peraga Kampanye )  sebab pemasangan APK sudah melanggar regulasi.

Terkait dengan sengketa pemilu, Bawaslu juga sudah berhasil menyelesaikan sengketa pemilu yang diajukan oleh DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Purworejo dengan KPU Purworejo. Sebab saat  dilakukan mediasi antara pemohon ( PSI ) dan termohon ( KPU Kabupaten Purworejo ) tidak mencapai kesepakatan, dilanjutkan dengan sidang Adjudikasi. Hasil adjudikasi, Bawaslu memerintahkan KPU Purworejo untuk melakukan penelitian persyaratan pengajuan  bakal calon DPRD  Kabupaten Purworejo dari PSI berdasarkan naskah asli ( Hard Copy ) yang tercantum dalam silon, demikian dijelaskan Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholik.


Saat ini Bawaslu juga sudah menggandeng pengawas partisipatif , sedang dalam menghadapi DPT HP – 2 Bawaslu menyerahkan kembali rekomendasinya terhadap 7,705 suara  yang terdiri dari data ganda 5.480 data ganda 599 invalid, 516 meninggal dunia, 4 anggota TNI Polri, 507 pindah domisili, 21 pemilih tak dikenal, satu pemilih belum cukup umur. ( Mn.Tirta )

Tidak ada komentar