Breaking News

BAWASLU Copot Alat Peraga Kampanye di Angkutan Umum.


PURWOREJO ( Koranpurworejo.com )--- SOPIR angkutan umum di Kabupaten Purworejo mendapat peringatan terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa stiker atau branding dibadan angkutan, Senin (7/1).

Bawaslu Purworejo bersama dengan Satpol PP, Dishub dan Satpolantas Purworejo melakukan langkah penindakan di terminal Kongsi, RS Panti waluyo dan terminal Kutoarjo.

Kepada supir angkot  Bawaslu memberikan sosialisasi terkait regulasi pemilu.

Disampaikan Nur Kholik ketua Bawaslu bahwa, regulasi pemilu yang dimaksud adalah  Ps 51 PKPU No 23 tahun 2018 dan SE Bawaslu RI 1990 Tahun 2018 yang dengan  tegas melarang pemasangan stiker peserta Pemilu dalam berbagai ukuran.

“Sebenarnya jauh hari sudah kita ingatkan, upaya-upaya pencegahan dengan dateline waktu yang disepakati bersama yaitu sampai 4 januari kemarin. Tepat pada 4 Januari juga sudah kita  kirimkan surat untuk oprator. Namun hasil dari pengawasan tim dilapangan  masih ada angkutan umum yang terpasang atribut kampanye,” kata Nur Kholik.


Adapun bentuk atribut berupa baner dan stiker yang melanggar rata-rata mencantumkan, nama partai, logo, nomer dan foto calon dibagian belakang kendaraan.

Tidak hanya  melanggar regulasi pemilu namun juga melanggar UU No 22 tahun  2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum. 

Total hingga selesai operasi penertiban, Bawaslu telah melepas stiker branding pada 15 angkutan umum. Paling banyak melanggar adalah Jalur 6 Kutoarjo-Wirun. 

Sasaran ini adalah kendaraan umum, namun yang dibolehkan untuk memasang ATK di kendaraan hanyalah kendaraan oprasonal kampanye, jelas Nur Kholik (Mas)

Tidak ada komentar