Breaking News

PUISI FADILAH SITI NURJANAH ( Pelajar Purworejo )



Untuk memberi Ruang Publik Rubrik BUDAYA KoranPurworejo.Com menerima tulisan karya yang relevan, seperti Puisi, Cerpen, Laporan Diskusi, Ulasan pentas dan sejenisnya. Akan dimuat disetiap hari Minggu. Rubrik ini digawangi Penyair dan Essays Sumanang Tirtasujana.


PUISI FADILAH SITI NURJANAH (Pelajar Purworejo)

1. LEMBAYUNG SENJA 


kala itu aku duduk dan menunggu 
Tanpa ada rasa gelisah dalam hati 
Hanya lampu kapal menerangi gladaknya

 Aku hanya melihat deburan ombak kian meninggi 
 Sesal, berkecambuk di antara lentera 
Walau bayangan hanya tinggal kenangan 
Di antara deru, debu asap terobong 

Akan kutunggu dirimu 
Seiring waktu, hidup dalam sepi 
Kenangan dalam perjalanan hidup
Dalam kebisuan buih - buih
Putih yang menghantam batu karang 
Warna langit yang bewarna perak jingga 


Purworejo , 2 Desember 2018 


2. CINTA DI STASIUN BOJONG 


Sunyi sepi dalam gelap malam 
Antara roda kereta mulai bergerakk 
Hati ini gelisah dan resah 
Sebenarnya ada apa di sana? 

Bunyi peluit, nyaring terdengar 
Dadaku mulai dag dig dug 
Kulihat satu persatu di bangku 
Tatapan mata yang kosong 
Aku juga tak tau ada apa yang ada di dalam benak mereka? 
 Sampailah di stasiun bojong 
Aku berdiri unruk melihat siapa disana?
Hanya bangku kosong 
Cintaku pergi hilang terbuang 


 Purworejo, 3 Desember 2018 


3. BELATI NEGERI INI


Terkibar sang merah putih 
Terhormat di antara naungan jiwa ksatria
Kita berdiri di negeri ini 
Harapan ibu pertiwi 

Di bawah dwi warna sang panji 
Di atas persada negeri kami 
Demi tuhan kaki berjanji 
Rela binasa membela negeri ini 

Dengan sumpah prajurit dan sapta marga 
Lebih baik pulang nama
Dari pada gagal di medan laga 

  Indonesia kami puja
  Tanah air kami cinta
  Sudah janji kita semua
  Untuk membela indonesiaa 


Purworejo, 3 Desember 2018 


4. GADIS KECIL MEMBAWA KALENG 


kaki kecil melangkah dengan membwa 
Harapan, senyum, getir di wajahnya 
Meminta belas kasihan orang 
Menahan hawa panas 
Teriknya matahari siang, di trotoar jalan 

 Apakah hari ini aku bisa makan? 
 Untuk mempertahankan hidupku 
 Aku sendirian di ujung malam 
Yang tak tau kapan aku bisa pulang 
Ayah ibu telah pergi 
Meninggalkan aku 
Seorang diri tanpa lentera 
Gelapnya malam, dingin aku di pinggir jalan 

Ya Allah berilah aku perlindungan 
Melangkah sendirian 
Hanya kaleng kecil yang bisa aku sodorkan 
Untuk sesuap nasi 
Itu lah aku 
Itu lah cerita ku
Untuk Tuhan

Purworejo 2 Des 2018.

5. MURKA ALAM 

Pulau yang indah dan menawan 
Sejuk, deburan ombak dan buih buih putih
Yang mulai meninggi 
Kaki kecil, canda tawa terdengar 
Riuh, di antara detak jantung yang tidak beraturan 

Apa yang akan terjadi?
Hanya khayalan basi yang mulai menyelimuti diri
Yang tidak tau dosa akan karma Tuhan 

Satu per satu alam mulai goncang 
Air mulai naik tanpa bisa menahan
Amarah untuk menghantam 
Apa yang ada di hadapannya 
Hancur, luluh, porak poranda sudah 
Apakah ini yang di maksud dosa? 
Tak satu pun yang menjawab 
Apa yang kami perbuat 

 Jerit tangis tanpa henti terdengar 
Diantara jepitan tanah 
Yang mulai meregang 
Dan menutup kembali 
Jasad mulai bergelimpangan 
Terbang tak bernyawa 

Tuhan ampunilah kami
Ampunilah dosa kami 
Dosa dan azab-Mu mulai kami rasakan 
Tiada kata yang bisa kami ucapkan 
Allahuakbar allahuakbar allahuakbar 
Berilah kami keselamatan 

Purworejo, 4 desember 2018 

6. INDONESIA PUSAKA

Pekik merdeka telah di kumandangkan 
Alam mendengar teriakan suara lantang 
Lagu indonesia raya.
 Kami tegap berdiri memandanng bendera pusaka merah putih 
Sabang, merauke bersorak sorai 
Indonesia merdeka 
Maju terus indonesia 
Luluh lantah kan musuh
Maju di garis depan
Indonesia merdeka 
Indonesia merdeka 
Indonesia merdeka 

Purworejo, 3 Desember2018 

7. PERJALANAN DIRI

Mau dibawa kemana tubuh ini?
Dengan sehelai baju compang camping 
Air mata sudah kering memohon pada-Mu 
Adakah tempat untukku?

Dosaku, ibadahku, matiku 
Akan diperlihatkan di meja yang panjang 
Ditutupi kain usang 
Jasad ku terdiam 

Hanya malaikat yang menemaniku dan amalku 
Aku terdiam dalam bujur warna putih 
Lengkap sudah perjalanan diri 
Terakhir di baringkan 
Gelap, sunyi, sepi tanpa lentera 

Ya Allah terimalah aku 
Dalam surga-Mu 
Walau diriku hanya seorang manusia yang hina hina di hadapan-Mu 
Diri ku hanya bisa mengucap 
Laillahaillallah muhamaddar rosulullah 
Agamaku, hanya milikmu ya Allah 
Terimalah jasadku 


Purworejo, 6 Desember 2018

FADILAH SITI NURJANAH
Lahir  di purworejo, 31 desember 2002
Alamat : perumahan Bor mukti Permai,
Siswa SMA Negeri 3 Purworejo duduk di bangku kls 2.
Prestasinya  Juara 1 baca puisi tingkat Kabupaten, dan juara 1 cipta puisi tingkat Kabupaten. Kala SMP  mendapat juara 3 fls2n tahun 2015, tingkat Kabupaten Juara 1 baca puisi FL2SN tingkat Kab Purworejo, Juara 2 pada  Even Kopisisa bulan bahasa 2018. 
Juara 2 baca puisi tingkat Korem di yogyakarta.
pernah menjuarai 1 di Universitas Muhamadyah, juara 2 FL2SN Tahun 2018, Alumni workshop penulisan puisi DKP dan Dinparbud Purworejo. (st).

Tidak ada komentar