Breaking News

Kopi Petik Merah Desa Pamriyan Utamakan Kualitas Kopi Pilihan



PITURUH ( KORANPURWOREJO.COM )--- BIJI kopi yang dipetik merah oleh para petani Desa Pamriyan Kecamatan Pituruh Purworejo  Jawa Tengah,  mengedepankan kuliatas kopi dengan cita rasa khas daerah. 

Desa Pamriyan yang terletak disisi paling Utara Kabupaten Purworejo adalah desa yang dikelilingi hutan Pinus, hamparan bukit dan sawah yang indah. 

Dengan ketinggian 375  - 500 di atas permukaan laut Desa Pamriyan dapat ditanami berbagai macam pohon dan tumbuhan olahan. Penghasilan masyarakat sebagian besar adalah Petani, diantaranya adalah petani getah karet,  padi,  kopi dan hasil rempah-rempah alam lainnya. 

Saat ini Wartawan KoranPurworejo.com mengulas sedikit hasil olahan para petani kopi di Desa Pamriyan.

Budi Susilo Lurah Pamriyan menceritakan, para petani di Desa Pamriyan menerapkan Petik Merah buah kopi yang matang di pohon untuk diolah, karna hal itu akan memperoleh kopi yang berkualitas dan memiliki cita rasa tersendiri. 

Dengan perkebunan kopi kurang lebih luas 25 Hektar yang tersebar di Desa Pamriyan menjadikan kopi Pampriyan sebagai perhatian khusus terutamanya adalah anak muda yang menjadikan diri sebagai prosesor kopi. 

Guntur ( 24 ) Prosesor Kopi Pamriyan Putra asli daerah, menceritakan Awal mula pendampingan para petani adalah untuk mengembangkan potensi lokal yang ada untuk mengangkat ekonomi masyarakat. 

"Sebelum saya menjadi prosesor kopi,  saya sudah suka kopi dan belajar dari literatur, mengikuti kelas-kelas kopi, serta sharing dengan kawan-kawan," kata Guntur. 

Diungkapkan, awalnya kesulitan merubah maen seet petani terkait pemanenan kopi dengan metode petik merah. Banyak petani yang beralasan untuk tidak petik merah dikarnakan lokasi kebun yang jauh dan hama. 

Namun setelah mendapat pendampingan dan pengarahan terkait kualitas dan hasil yang lebih Bagus, petani memulai mencoba memetik merah. Hal itu berjalan kolektif dari petani satu lalu diikuti petani lain. 

"Pada panenan Tahun ini dapat dirasakan para petani, bahwa harga kopi petik merah 2 kali lipat dari harga kopi petik asal," jelasnnya. 

Disini Prosesor mendampingin dari petik merah, pengolahan menjadi green bean ada dua cara yaitu secara natural dan full wash, dan setelah itu sampailah proses sangrai. 

Diungkapkan bahwa Di Kopi Pamriyan dijual bentuk Bubuk, Rosted Bean, Green Bean. Ada juga kedai di desa Pamriyan yang siap menyajikan kopi pamriyan beserta suasana local wisdom. Adapun kopi Pamriyan adalah jenis Robusta dengan level rosting medium dan medium to dark. ( MAS )

Tidak ada komentar