Breaking News

Cegah Bencana , Warga Tlogokotes, Wartawan dan Binaan L P Tanam Ribuan Pohon




BAGELEN ( KORANPURWOREJO.COM )---BAGELEN merupakan salah satu daerah yang rawan bencana, terutama di saat musim penghujan sekarang ini. Meskipun belum pernah terjadi tanah longsor di Desa Tlogo Kotes, namun warga setempat dimotori oleh Pokdarwis Argojoyo, Desa Tlogo Kotes, melaksanakan penanaman 3200 pohon, guna mencegah terjadinya erosi. 

Berlokasi di Gunung Buthak, penanaman pohon tersebut bekerja sama dengan beberapa instansi BPDesHL Jogja dan Persatuan Wartawan Online Indonesia (PWOI) Purworejo.

Dalam sambutannya  Camat Bagelen, Bambang Setyo Budoto, SSos, sangat menyambut baik acara tersebut. Dia berharap, dengan penanaman ribuan pohon, ke depannya akan mencegah terjadinya longsor. “Selain menanggulangi bencana, dengan penanaman pihon juga akan diperoleh manfaat lain. Salah satunya, bisa menjadi obyek wisata alam,” kata Bambang, Jum'at (30/11).
Ketua PWOI Purworejo F. Daniel Raja. Menanam pohon  penghijauan di Gunung Buthak. (Foto Mas).

Sementara itu, Daniel F Raja, ketua PWOI Purworejo menyampaikan bahwa, kegiatan seperti ini sangat bagus. Salah satu fungsi wartawan tentu juga adalah sosial, membantu masyarakat. 

"Salah satu visi misi PWOI adalah membantu masyarakat. Tidak hanya berupa penulisan tetapi juga membantu dalam hal lain," katanya.

Kali ini, LP Kelas IIA Purworejo, mengirimkan 10 orang binaannya untuk mengikuti penanaman pohon ini. Sunarta yang terjerat dua kasus dan divonis total 39 bulan ini mengaku sangat senang diajak bersosialisasi dengan masyarakat. 

“Masyarakat menerima kami juga baik. Meskipun kami memakai seragam seperti ini, masyarakat tidak canggung. Jadi kami juga senang dan siap kembali ke masyarakat,” jelas warga Kemiri ini. 

Dia juga berharap agar temen-teman yang lain, dapat menjaga nama baik LP ketika mengikuti kegiatan sosial. “Saya akan segera bebas bersyarat. Saya ingin melanjutkan pekerjaan saya sebagai sekuriti. Dan tidak ingin lagi mengulangi perbuatan melawan hukum,” kata Sunarta. (MAS)

Tidak ada komentar