Breaking News

Balai Bahasa Jateng , Terbitkan Buku Puisi Jentera Terkasa, Memuat Karya Penyair Purworejo,.



SEMARANG ( KoranPurworejo.Com)-- Buku puisi berlabel Jentera Terkasa Kamis ( 20/12/2018 ) di luncurkan di Hotel Pandanaran , Jln . Pandanaran 58 , Semarang.
Buku puisi yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Jawa Tengah tersebut memuat beberapa nama penyair Jawa Tengah yang masih terus berkarya didunia pilihannya, dan tetap eksis di jagad perpuisian " demikian kata Kepala Balai  Bahasa Jateng Doktor Tirto Suwondo.

Masih menurut DR, Tirto Suwondo, " Selain itu,  juga dalam rangka memberikan apresiasi kepada para penyairnya yang  demikian berdedikasi.
"Rata rata para penyair yang karyanya di terbitkan dalam Jentera Terkasa, sudah bertaraf penyair nasional ", ungkap Tirto Suwondo.

"Buku Puisi Jentera Terkasa Penyair Jateng ini, diterbitkan untuk yang kedua kali. Terbit pertama  oleh Taman Budaya  Jawa Tengah ( Solo Th 1998 ). Namun karena banyaknya permintaan, lalu Balai Bahasa Jateng, menerbitkan lagi  di akhir tahun 2018 " Imbuh Tirto Suwondo.

Adapun para penyair yang karyanya dihimpun dalam Buku Jentera Terkasa, diantaranya ada penyair Purworejo. Sukoso DM dan Sumanang Tirtasujana, adalah nama yang tidak asing lagi. 

Serta nama lain Seperti Darmato Yatman ( Alm ), Mustofa Bisri, Dhorothea Rosa Herliani, Es Wibowo ( Magelang )  Serta dari berbagai wilayah, seperti Banyumas, Surakarta, Kudus, Semarang, Pati, Pekalongan, Kedu dan Tegal.


Acara peluncuran di Hotel Pandanaran di hadiri para penyair Jateng, juga para pemerhati sastra. Serta menghadirkan Penyair Iman Budi Santosa Jogjakarta. Dilanjut dengan diskusi sastra .  Dengan didahului para penyair membacakan karya karyanya. Sayangnya ada beberapa penyair, sebelum buku tersebut di cetak ulang, ada yang sudah meninggal dunia.

Buku puisi tersebut diharapkan dapat menjadi dokumen literasi sastra Indonesia bagi warga Jawa Tengah. Akan dapat ditemukan di berbagai perpustakaan.

Adapun buku Puisi Jentera Terkasa ini, di editori Penyair Mustofa Bisri, Handry TM dan Sosiawan Leak. ( Fik).

Tidak ada komentar