Breaking News

Workshop Komite Sastra DKP, Membludak Diikuti Para Penulis Muda.



KUTOARJO (KORANPURWOREJO.COM) -- SABTU (17/11/2018)  97  orang  peminat sastra di Wilayah Purworejo dan  sekitarnya, yang terdiri dari pelajar/ mahasiswa guru seni dan masyarakat pencinta sastra, mendapat workshop sastra, di Gedung GWK SMAN2 Purworejo.

Workshop yang diadakan oleh Komite sastra Dewan Kesenian Purworejo, bekerja sama dengan Dinparbud Purworejo. Mendatangkan narasumber Damtoz Andreas Penulis, Editor dan direktur Penerbit Indonesia Tera Magelang, dan sastrawan  Sumanang Tirtasujana.

Sumanang Tirtasujana, memberikan materi berkait dengan sinkronisasi seni baca puisi menuju FL2SN  tingkat pelajar SLTA.
Beliau menguraikan dan memberi pencerahan hal hal yang berkait dengan teknik dan kaidah kaidah membaca puisi lomba.
 " Membaca puisi untuk lomba, itu ada kaidah kaidah, dasar makom yang harus dipenuhi peserta. Lain dengan pentas baca puisi pertunjukan. Itu yang penting untuk dipahami. Peserta lompa penting mengetahui Spek yang sudah ditetapkan untuk penilaian " ungkapnya.

Pada season awal Sumanang pun menjelaskan,teknik kunci dan cara membaca puisi standar lomba. Serta mengajak audiens mempraktekannya.

Sementara Damtoz Andreas, Si pemenang buku puisi Prasidatama itu, memberikan kiat kiat cara menulis puisi, atas dasar pengalaman yang dilakukan dirinya selama ini. Damtoz seperti berbagi  cara ( rahasia menulis puisi )  kepada para peserta workshop.

Menurut Damtos yang pernah tinggal di
Belanda dan Polandia ini, " Menulis yang paling enak adalah, menulis hal yang paling dekat dengan pengalaman pribadi kalian. Tapi kalian harus bergaul dengan buku karya karya besar. Supaya semakin cerdas dengan bahasa puitika. Karena puisi adalah genre yang sangat mementingkan kebahasaan. Sebab didalamnya ada persajakan, majas,  repetisi, ritme, dll. "

Acara yang dibuka Oleh ketua Dewan  Kesenian Purworejo, Angko Setyarso, SH, diharapkan kegiatan tersebut, memberikan pencerahan bagi para peminat seni sastra di Purworejo.

Sementara,  Agus Pramono ( 60 ), mewakili Ketua pelaksana kegiatan, mengatakan.  Acara tersebut  sangat berguna bagi para penulis sastra. Apalagi narasumbernya orang orang yang tidak asing lagi  berkiprah di tingkat Nasional. Selebihnya kegiatan tersebut, sebagai Infestasi kultural bagi masa depan sastra Purworejo ", ungkapnya. 
Sementara menurut Desy, salah satu peserta workshop, mengaku sangat bermanfaat.
 "Kegiatan workshop ini semakin menggairahkan jiwa saya untuk bangkit dan terus menulis. Pokoknya jadi lebih semangat " ungkapnya, (Barep Unggul Pribadi).

Tidak ada komentar