Breaking News

PUPUT JUANG. Produser Film Nominator Piala Citra 2018. Berikan Workshop Film di Purworejo.



PURWOREJO (KORANPURWOREJO.COM)-- TIGA KOMITE Dewan Kesenian Purworejo ( Seni Film, Sastra dan Seni Lukis ) Adakan Workshop serentak bersama. Melibatkan para peminat seni, pelajar mahasiswa dan umum yang jumlahnya ratusan.

Workshop bersama 3 Komite  tersebut di buka oleh Ketua Dewan Kesenian Purworejo, Angko Setyarso Widodo, SH Sabtu ( 17/11/2918 ), di Gedung GWK SMAN 2 Purworejo di Kutoarjo

Pada acara yang sama di Gedung Aula SMK Kesehatan Bhakti Putra Bangsa, Jln. Sukarno -Hatta  Ringroad selatan.
Diadakan Bedah Film Mengundang Puput Juang, si Produser Film Dokumenter karya. Eka Saputri yang jadi Nominator Piala CITRA 2018.

Komite Film DKP . Onie kepada wartawan KoranPurworejo.Com, mengatakan. " Sengaja mengundang Puput Juang, dimana yang bersangkutan dengan crew tim penyutradaraan melalui karyanya Film Melawan Arus, telah jadi nominator Piala citra 2018. Bahkan Film tersebut sampai diputar di kancah festival film dunia.
" Kami ingin Puput Juang, berbagi ilmu bagi  para sineas pelajar purworejo, yang baru saja mengikuti festival film pendek. Ini penting untuk memberikan pencerahan bagi para sineas muda kita ", kata Onie Ketua Komite Film DKP.

Acara yang digelar di SMKBPB tersebut, diminati sekali oleh para sineas pelajar, dan peminat seni film di Purworejo. Hadir pada acara tersebut tidak kurang dari 50 peserta workshop.

Sementara Puput Juang, memberikan kiat-kiat  bagaimana, membuat film yang tidak harus banyak biaya. Punya nilai tawar serta berbobot esensi yang diangkat dalam film tersebut.

Seperti Film Melawan Arus yang ia bedah.
"  Film ini mengangkat probkematika lokal. Mempertahankan tanah pertanian sekaligus tempat tinggalnya agar tidak diambil oleh penguasa. 
Pada akhirnya suaminya kalah dan pergi dari rumah tinggal istrinya yang bersikeras mempertahankan tanahnya. Di film ini penuh konflik batin, dan konflik sosial. Tetapi bukan untuk sebuah pemberontakan, Tuturnya.

 Puput Juang  sendiri orang  asli Purbalingga . Ia berasal dari komunitas Film di Kotanya Purbalingga.
Selain Produser, Puput juga sutradara dalam  beberapa pembuatan Film. 
Kekuatan Film garapan  produksi Puput ini , seperti halnya Film Film Purbalingga menggunakan bahasa  asli Purbalingga,  dengan sub title bahasa Indonesia. 

Ia senang mengangkat problematika lokal daerah sana yang diangkat sebagai ide cerita. 
Nah melalui observasi dan mencari sumber sumber referensi yang ada film ini merekonstruksi dokumen sejarah yang terjadi di sana yang tidak pernah diangkat Oleh media. 

Dari karya-karyanya, maka sangat pantaslah jika Komite Film DKP mengundangnya untuk berbagi ilmu bagi para sineas muda di Purworejo.

Kedatangan Puput Juang, yang memberikan pencerahan bagi para sineas, menurut Ahya dari SMA -10. "Saya  jadi lebih paham, apa itu film kategori  dokumenter. Apa film fiksi. Saya seperti  diberi energi, setelah ngikuti worshop ini ", ungkapnya.

Sementara Rachman Sudrajat, SS, yang juga seorang penggiat seni dan literasi, saat dimintai komentarnya. 
Menyebutnya, kegiatan workshop tersebut dianggap memiliki nilai investasi kultural. " Setidaknya mereka para peserta,  diajak untuk menggunakan intelektualnya, pikirannya, sebagai nilai dasar yang paling penting, bagi dunia seni. Ini akan mempengaruhi kerangka berfikir mereka dalam berkesenian. Sebab seni itu tidak selalu yang tepuk riuh .", Tandas Drajat. ( SM. Tirta).

Tidak ada komentar