Breaking News

Pengajian Di Era Melenial, SMK YPE Sawunggalih Undang Ustadzah Mumpuni Handayayekti



KUTOARJO ( KORANPURWOREJO.COM )--- DI ERA Melenial pendidikan dituntut untuk budayakan akhlak mulya. Hal itu diterapkan oleh SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, salah satunya dengan mendatangkan Ustadzah Mumpuni Handayayekti untuk memberikan tausiyah atau ceramah keagamaan kepada 2000 jamaah yang datang, Rabu (14/11).

Tri Yulianto S.kom, kepala sekolah SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo mengatakan bahwa ini adalah kegiatan rutin yang digelar oleh sekolah, yaitu memperingati Maulid Nabi Muhammad. 

“Tahun ini panitia mendatangkan Ustadzah Mumpuni Handayayekti, dimana Ustadzah ini tidak sekedar memberikan ceramah kepada anak, namun terlihat dari apa yang disampaikan dan juga respon anak-anak yang sangat aktif untuk menanggapi pesan-pesan yang diberikan terkait pengalaman dan pelajaran hidup,” kata Tri Yulianto S.Kom.

SMK  YPE Sawunggalih  adalah sekolah berbasis nasional dimana nilai-nilai keberagaman agama juga sangat dijunjung tinggi. Fasilitasi kegiatan agama dan guru diberikan, diharapkan lulusan SMK YPE Sawunggalih mampu memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik di dunia kerja. Terlebih era milenial dimana kemajuan zaman semakin cepat dan banyak mempengaruhi kehidupan religi maupun realita. 

Dalam pengajian yang digelar anak-anak juga mendapat tugas mencatat dan menjabarkan apa yang disampaikan Ustadzah., sebagai tugas sekolah dan juga bekal diri, ungkap Tri Yulianto S.Kom.

Di sisi lain Ustadzah Mumpuni Handayayekti menyampaikan kepada wartawan koranpurworejo.com bahwa, rasa kekeluargaan yang luar biasa yang dirasakan ketika tiba di SMK YPE Sawunggalih. Dimana terlihat respon anak-anak yang  pastinya sudah sangat baik mendapatkan pendidikan dari sekolah.

“Setia dalam hal kecil, karna Allah memberikan sesuatu dari hal kecil. Maka kerjakanlah dengan penuh hikmat terlebih. Drajat akan diberikan pula dari hal kecil,” kata Ustadzah Mumpuni.

Ustadzah Mumpuni  menambahkan, bahwa dia mampu seperti ini pula berawal dari hal kecil. Dimana dia suka dengan dunia seni budaya, baca puisi drama musik dan lain sebagainya, dari sana juga muncul keberanian untuk berbicara didepan umum hingga kini. (MAS)

Tidak ada komentar