Breaking News

Ngobrol Angkringan, Peran Pemuda Kawal Pemilu 2019



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM )--- NGOBROL soal pemuda dalam mengawal pemilihan umum 2019 yang dikemas secara santai bak seperti obrolan di angkringan, hal itu digelar oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Purworejo.

Ketua KPU Dulrohim yang menjabat kembali sebagai ketua KPU tahun 2018-2023, dalam sambutannya untuk mengawali obrolan santai menyampaikan bahwa, ini adalah salah satu kampanye dalam rangka mengajak para anak muda maupun pemilih baru untuk ikut menyukseskan pemilu 2019.

Acara yang dihadiri oleh ketua Badan Pengawasan Pemilu Kabupaten Purworejo Nur Choliq, Komisaris KPU Purworejo,  Para karyawan dan tamu undangan diantaranya beberapa kelompok anak muda yang tergabung dalam jurnalistik  sekolah,  kampus maupun media masa dirasa sangat hangat terbangun suasana obrolan santai,  terlebih disertai suasana hujan yang mengguyur Sabtu malam, (11/11).

Dulrohim mengatakan, pemuda memiliki peranan sangat penting, untuk mengawal demokrasi berjalan dengan aman dan damai, tidak ada perpecahan anak bangsa. 

"Pemuda memiliki peranan penting itu, bisa diwujudkan dalam sistem pemilu. Dia bisa juga menjadi penyelenggara maupun pengawas pemilu,  dari tingkat desa, Kecamatan, hingga Kabupaten,".

Tidak masuk ke sistem juga bisa mengawal dari luar, yang pertama adalah sebagai jurnalis. Hal itu bisa memberikan masukan kritikan tentang pemilu, sudah dijalankan sesuai yang ditentukan apa belum. Dengan saran kritik jadi intropeksi bagi pemyelenggara pemilu.

"Ikut mengajak masyarakat dalam hal ini paling kecil adalah keluaraga untuk berbondong-bondong hadir ke Tempat Pemilihan Umum," kata Dulrohim. 

Dalam obrolan santai Purnomo Sidik SH,  pemantik diskusi meminta para pemuda untuk menyampaikan pendapatnya. 

Mukti ali (26) menyampaikan ,  pencapaian politik berbeda di zaman dahulu memang nuansa politik mempengaruhi generasi muda namun saat ini anak mudah mulai sudah apatis, presentase 60-70 anak muda apatis politik.  

"Bagaimana menciptakan diskusi asik. Agar melek politik, PR bersama kalau cuma untuk datang mudah ke TPS. Namun tidak sedikit pemilih itu juga gelem ora-ora mangkat nang TPS, " kata Ali.  (MAS)

Tidak ada komentar