Breaking News

SBY dan Ibu Any Yudhoyono Pulang Kampung Berkredo "Rakyat Tidak Boleh Susah"



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM ) -- MINGGU ( 28/10/2018) Mantan Presiden Republik Indonesia ke VI Jendral ( Purn) DR Susilo Bambang Yudhoyono   beserta Ibu Any Yudhoyono, pulang kampung di Purworejo. 
Kabar kedatangan Pucuk Pendiri Partai  Demokrat itu, sudah diketahui masyarakat sejak Jum'at (26/10) lalu. Tak hayal masyarakat Purworejo pencinta SBY dan Fanatisme Partai Demokrat, telah menunggu di Kuliner Romansa Purworejo. Bahkan ada  juga yang menunggu di area makam Jendral Sarwo Edhy Wibowo. Pasalnya setiap Bapak SBY dan Ibu Any menyambangi Purworejo selalu  nyekar ke makam mendiang Sang Ayah ,  Jendral Sarwo Edhy.

Sekitar pukul 13.15 WIB rombongan SBY tiba di taman Kuliner Romansa. Dengan Bus berlambang 3 Balean dengan kredo baru, bertuliskan RAKYAT TIDAK BOLEH SUSAH  Rakyat dan kader Demokrat demikian mengelu elukan SBY dan Ibu Any.  Tokoh nasional itu disambut, Ketua DPC Demokrat Yophi Prabowo, SH,  Bramantyo Suwondo,M,MIR, Bpk Suwondo.  Ny Agus Bastian, Wakil Bupati Yulihastuti, SH, tampak pula Dandim Purworejo  Letkol Infantri Muclis Ghasim da Kapolres Purworejo Akbp ,Teguh Tri Prasetya.
Bapak SBY beserta Ibu Any, singgah di taman Kuliner Romansa (foto Tirta).

SBY beserta Ibu Any sempat singgah dan menikmati Kuliner khas Purworejo dengan rakyat dan kader partai Demokrat. Serta terus menebar senyum khasnya, dan beramah tamah dengan warga. Beliau pun dengan ramah menyapa Kepada sejumlah wartawan dan netizen.
Saat ditanya, mengenai Jembatan Suromadu Madura, SBY menjelaskan. 

" Rencana pembangunan Jembatan Suromadu itu sudah dari dahulu kala. Bahkan Presiden Soekarno juga pernah berencana tentang itu, namun belum terealisasi. Nah baru ketika Presiden Megawati, beliau yang mencanangkan. Namun Ia keburu habis masa  jabatan. Ungkap SBY.

Masih menurut SBY, " Ini saya luruskan, supaya jelas. Pada saat saya menjabat Presiden, bangunan itu saya realisasikan. Dan bisa berwujud jadi seperti itu. Lalu saya pula yang meresmikan. Tandas SBY.
"Jadi jangan keliru, ada anggapan saya hanya meresmikan saja, itu tidak benar ", imbuh SBY?
Bus rombongan SBY jadi objek menarik ajang selfie (foto Tirta)

Menyikapi, kebijakan baru, sebagai jalan Tol yang melewati Jembatan Suromadu, kini digratiskan Oleh Jokowi. SBY hanya tersenyum dan berkata, Kalau mau tidak membikin susah rakyat ya To Tol Lain seperti Jagorawi dll digratiskan saja. Para wartawan dan nitizen, pun tertawa.

Sebelum berkunjung di Purworejo, SBY juga  mengunjungi  Kulon Progo. Beliau memberi pembekalan bagi sejumlah kader Demokrat. 
Kepada Para Kader dan Caleg di wilayah Kulon Progo DIY , SBY menyemangati dan berpesan kepada kadernya. Jika di era keterbukaan ini, Partai Demokrat  disudutkan oleh berita yang kurang menguntungkan, cepatlah ambil tindakan klarifikasi bila perlu cepat dicounter dengan penjelasan tanpa harus menjelek jelekkan.

SBY juga menyampaikan, mestinya diusia kemerdekaan RI yang terus bertambah. Rakyat harus Sudah sejahtera.  Oleh karenanya program tersebut oleh Partai Demokrat sedang digencarkan.

" Pokoknya Program Pro Rakyat harus digencarkan. Harus diutamakan bagi partai Demokrat.  Berikut dengan kaitan generasi kedepan harus mendapat porsi perhatian yang serius. Partai Demokrat juga konsen, supaya generasi muda kedepan, siap berkompetisi di kancah dunia.
SBY dan Ibu Any nyekar di Makam Jendral Sarwo Edhy .

Partai demokrat ingin  penggunaan APBN, untuk menaikan taraf pendidikan masyarakat  hingga perguruan tinggi. Jika generasi muda disiapkan sampai Perguruan tinggi, maka ia siap berkompetisi untuk memasukimfunia kerja. Jika pulang ke kampung halamannya akan tahu peran,dan fungsinya." Tandas SBY.

Masih menurut SBY,  tentang perihal BPJS mestinya tidak harus menjadi persoalan bagi negara. Dana JPBS mestinya  tidak dicampurkan untuk penggunaannya  ke hal lain. Dana JPBS tidak boleh untuk infra struktur,seperti dana haji. Itu tidak boleh. Apalagi dana JPBS adalah dana jaminan kesehatan yang paling besar didunia. BPJS mestinya tidak merugi." Tambah SBY.

Sebelum meninggalkan, dalam kunjungannya di Purworejo, SBY dan Ibu Any Yudhoyono, berkunjung di makam Jendral Sarwo Edhy Wibowo, didampingi keluarga besar anak cucu Jendral Sarwo Edhy yang tinggal di Purworejo
Tidak heran, seperti biasanya, kedatangan tokoh yang membanggakan bagi warga Purworejo ini, juga menjadi ajang rebutan untuk foto selfi bersama. 
BUS ukuran jumbo Eropa yang berkredo "Rakyat Tidak Boleh Susah ", menjadi objek foto selfy  bagi banyak warga.
Ketua DPC partai Demokrat Purworejo, Yophi Prabowo, SH  kepada wartawan KoranPurworejo.Com, menjelaskan. Kredo dan semboyan yang berbunyi " Raktat Tidak Boleh Susah" terpampang di Bus Jumbo Eropa tersebut, memang telah jadi sebuah tekat bagi kiblat perjuangan Partai Demokrat. " Semua elemen partai demokrat dan para caleg, di Purworejo ingin berpihak pada program kerakyatan. Intinya, Rakyat tidak boleh susah !Tandas Yophi Prabowo.
(M Tirta)

Tidak ada komentar