Breaking News

Purworejo Sabet Juara 1 Jogja International Batik Biennalle (JIBB) 2018 di Yogyakarta.



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM) --- JOGJA International Batik Biennalle (JIBB) 2018 di Yogyakarta, Pada lomba kategori Makeup Fantasi hasil karya Tim Golden Mermaid asal Purworejo sabet juara 1 dengan menampilkan karya sesuai tema tentang biota laut, Sabtu 6/10.

Inilah personil inti Golden Mermaid yang mengharumkan nama Purworejo dikanca Internasional, Zahra Zethiara (21) mengerjakan makeup, Daimatus Sa’adah (31) sebagai fashion designer, dan Reni Puspita (19) sebagai model. 

Pada event bergengsi yang digelar dua tahun sekali, mereka menampilkan  karakter Golden Mermaid atau Putri Duyung Emas dan berhasilnya mampu menyabet juara satu mengalahkan para peserta lain dari berbagai daerah.

“Saya dan tim sangat-sangat bersyukur atas hasil yang kita raih, awalnya kita semua tidak percaya namun keberuntungan memang berpihak pada kita,” kata Zahra. 

Zahra mengungkapkan, penilaian juri dalam ajang itu meliputi beberapa aspek. Mulai dari yang utama makeup, kemudian juga penilaian secara keseluruhan meliputi kostum, model dan penampilan dan banyak lagi.

"Yang menjadi sorotan pada kemenangan kali ini seperti yang disampaikan juri untuk makeup-nya, di bagian mata terlihat sulit. Namun saya mengerjakannya lebih cepat, dari waktu (yang disediakan) 60 menit cuma 30 menit selesai,” imbuh alumni SMK 3 Purworejo ini.

Di sisi lain, Daimatus Sa’adah sebagai designer menanggapi mengenai konsep yang ditampilkan yakni karakter Golden Mermaid, Daimatus Sa’adah mengungkapkan, sengaja memilih konsep warna emas agar terlihat lebih elegan dan berbeda. 

"Ya bagi saya sebagai designer konsep sangatlah penting,  terlebih detail-detail kostum setiap apa yang saya buat memiliki arti tersendiri tidak hanya memberikan keindahan dan terutama adalah kenyamanan bagi sang model," Kata Ima,  sapaan akrab  Daimatus. 


Ima juga menciptakan tongkat bagi sang model yang dibagian kepala tongkatnya berbentuk seperti mahkota dan bisa mengeluarkan gelembung-gelembung udara. Bagian kepala tongkat ini juga dihiasi dengan bintang laut kering dan aneka ornamen khas laut.

"Saya sangat berharap terutama pada pemerintah untuk ikut serta memperhatikan bakat-bakat atau pun ikut serta mendukung anak-anak muda yang kreatif dengan menfasilitasi mereka sesuai bidang dan keahliannya," kata Daimatus. (MAS)

Tidak ada komentar