Breaking News

Merasa Jadi Anak Yatim, 150 Atlet dan Official, Pamit Bupati, Untuk Berlaga di Porprov Jateng XV



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM )---RABU (17/10) sore, di halaman Kantor Bupati Purworejo, sebanyak 150 atlet dan official kontingen Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) Jateng XV dari Kabupaten Purworejo berpamitan kepada Bupati Agus Bastian.

Ketua KONI Purworejo, Muhammad Abdullah,  dalam laporannya kepada Bupati beserta tamu yang hadir,  menyampaikan,  kami mengatasnamakan kotingen ini adalah anak yatim, karena kami merasa hanya didukung oleh Bupati selaku eksekutif dan tidak didukung oleh legislative. Seolah-olah kami hanya memiliki satu orang tua, padahal selama proses persiapan Porprov, DPRD selalu kita ajak tetapi tidak pernah hadir.

Abdullah mengatakan, "Di saat pemerintah pusat dan pemerintah daerah lainnya berlomba memberikan bonus kepada atlet berprestasi, DPRD Purworejo justru mencoret anggaran bonus atlet yang diajukan oleh eksekutif. Meski tak dapat dukungan dari DPRD, hal itu tidak lantas mempengaruhi semangat dari para atlet yang akan berjuang mengharumkan nama Puworejo di tingkat provinsi,".

Ditambahkanya, beberapa cabor yang dalam Porprov antar lain voli, renang dan aeromodelling,  Purworejo tidak ada. Padahal dari ketiga cabang olahrga tersebut Purworejo memiliki atlet yang cukup berprestasi.

"Namun terkendala masalah, untuk renang pengurusannya ada masalah, voli saat pra kualifikasi kekurangan biaya dan untuk aeromidelling kekurangan sarana dan prasarana,” tambahnya.

Pihaknya berharap, permasalahan tersebut menjadi perhatiap semua pihak, sehingga kedepan seluruh cabang olahraga dapat memberikan kontribusi secara maksimal. Dari sisi uang saku atlet, kontingen Purworejo cukup memprihatinkan karena jauh lebih rendah dibanding dengan kabupaten lain. Ditambah dengan pencoretan anggaran bonus atlet oleh DPRD, membuat kontingen kesal.

" Saya berpesan kepada atlet, tetap memberikan karya bakti terbaik bagi Kabupaten Purworejo", Tandas Abdulah.

Sementara itu, Bupati Agus Bastian mengungkapkan, pihaknya akan selalu mendukung terhadap segala kebutuhan atlet. Untuk itu ia berpesan agar para atlet untuk fokus dalam mengikuti pertandingan sehingga dapat meraih hasil terbaik. Ada beberapa cabang olahraga menjadi unggulan bagi Purworejo untuk mendapatkan medali emas seperti cabang panahan.

Jangan khawatir jadi anak yatim, karena yang namanya anak yatim pasti dapat santunan. Kita targetkan 10 emas, 10 perak dan 10 penggu, semoga dapat terkabul,” kata Bupati.

Atlet panahan Ratri Laksitaning Dewi (20) mengatakan, dirinya sudah mempersiapkan ajang bergengsi tersebut sudah sejak dua bulan lalu. Usai pulang sekolah dirinya selalu menyempatkan diri untuk menjalankan latihan. Ia juga mengaku tidak mempersoalkan terkait pemotongan anggaran bonus atlet oleh DPRD. Ia hanya ingin fokus dalam pertandingan dan berharap dapat memberikan yang terbaik bagi Purworejo. (MAS)

Tidak ada komentar