Breaking News

Kabar Orang Jatuh Ke Sungai Bogowonto Adalah Hoax



PURWOREJO ( Koranpurworejo.com )--- Jumaat (5/10)   masyarakat Purworejo di hebohkan dengan kabar seseorang yang jatuh ke sungai Bogowonto,  tepatnya di Jembatan Buh Lewong pada pukul 06.35 WIB. 

Kabar jatuhnya seseorang di sungai Bogowonto menyebar begitu cepat di media sosial, terpantau melalui grup wa banyak warga menanyakan kebenaran berita tersebut. 

Informasi yang di himpun KoranPurworejo.Com  menyebutkan,  Yadi (40) RT 1/10 Tambakrejo, mengatakan banyak warga yang menyimpulkan jatuhnya seseorang tersebut hanya dengan melihat tergeletaknya sepeda ontel, krombong/keranjang (tempat membawa hewan unggas) dan peci pada posisi tengah jembatan. Hingga banyak warga yang bilang jatuh ke sungai. 

"Padahal kabar itu masih simpang siur," Kata Yudi. 

 AKP Markotip Kapolsek Purworejo dalam keterangannya,  menyatakan bahwa,  berita terkait jatuhnya seseorang kedalam sungai Bogowonto adalah hoax atau tidak benar.

Ditambahkan, Kronologinya ,   Eko ( 20 ) alamat Ponpes Anwarut Tauhid Cangkrep Lor pimpinan Kh Muh Athoilah berserempetan dengan sepeda motor Sulistiani alamat Tambakrejo depan SD N Tambakrejo.

Eko mengendarai sepeda ontel jualan ayam dan entok,  terserempet dari arah yang sama menuju purworejo. 

Sepeda terjatuh orang nya tidak apa-apa namun dagangannya unggas lepas. Setelah itu Eko mengejar yang menyerempet dengan membonceng orang yang tidak dikenal.  Lalu korban kembali ketempat karena tidak dapat mengejar penyerempet. 

Tidak lama kemudian si penyerempet kembali ketempat kejadian meminta maaf dan menyatakan ingin bertanggung jawab. 

"Musyawarah difasilitasi oleh Polsek Purworejo dan Koramil Purworejo,  musyawarah menghasilkan kesepakatan. Penyerempet mengganti rugi senilai kranjang yang rusak Rp. 120.000 dan ayam 1 yang lari tidak tertangkap Rp. 142.000, " Kata Akp Markotip. 

Ditambahkan oleh Akp Markotip, saya berharap masyarakat jangan percaya dengan kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya. 

Silahkan membagikan informasi yang akurat kebenarannya dari sumber yang kompeten. Jangan  membuat prasangka dan praduga yang belum pasti. Pesan dari media sosial jangan mudah di share dan percaya,  Tandas AKP Markotip.  (Mas)

Tidak ada komentar