Breaking News

Caleg Perempuan Dari 13 Parpol Mendapat Pembekalan



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM )-- SELASA ( 23/10 )  bertempat di Gedung SIOLA Rumah makan Dargo , jln Jogja KM  1,  Caleg perempuan dari 13 Parpol mendapat pembekalan.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Sosial Kabupaten Purworejo itu, dibuka oleh Wakil Bupati  Purworejo, Yulihastuti, SH. Serta menghadirkan narasumber dari Lembaga Global Motivation dari Yogyakarta, Hanggoro Sutanto SE. MM dan Kenik Mujiani, SH,MM.
Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinsos Kab Purworejo. Juga Staf Khusus Gubernur Jawa Tengah, Warsito.

Panitia menyebutkan , ada  180  nama caleg dari  seluruh parpol yang diundang.  Namun karena kesibukan dan lain hal,  tidak semua bisa hadir.

Wakil Bupati Purworejo, dalam sambutannya, berharap pembekalan bagi Calon Legislatif Perempuan, akan menambah wawasan. Serta motivasi positif, serta diharapkan keterwakilan perempuan akan bertambah jumlahnya. Karena, menurut Yuli Hastuti , wakil legislatif dari perempuan masih jauh dari keterwakilan perempuan 30 %.

Sementara  dari pembicara yang menjadi perhatian para caleg perempuan yaitu Warsito, dari Staf khusus Gubernur Jateng. Warsito menyampaikan materi Strategi Pemenangan Calon Legislatif. 
Diantara jurus yang disampaikan Warsito antara lain:

Caleg diharapkan  jujur dengan kemampuan dan fakta yang ada, jangan sok tau dan  sok pintar, tapi ditanya tidak tahu .Karena perilaku pemilih sudah sangat  demokratis, beda dengan 5  atau 10 tahun lalu. Rakyat juga sudah  memahami politik. Sudah tahu mana yang berkualitas dan memikirkan rakyat dan mana yang hanya mencari jabatan. Oleh karena buktikan dengan hal hal nyata.

Masih menurut Warsito, Kadang politik dianggap kotor, karea politisinya sering janji janji dan tidak ditepati. Padahal ada ilmu politik yang  positif. Bahkan menyelesaikan problem masyarakat. Inilah yang saya sebut positif.

" Karena kini sudah saatnya siapapun ber-Politik yang bersih. Adu program, dan merealisasikannya.
 Beda dengan politisi kotor. Kerjanya mengorek menyoal serta janji janji gombal. Bahkan mungkin karena lemah pada  programnya, maka  memakai jurus  bagi bagi uang. Maka kelak jika duduk tidak akan nyaman. Bisa bisa jadinya  korupsi. Ungkap Warsito.

Kegiatan pembekalan yang berjalan hingga tengah hari itu, menurut  Tatik Purbasih  ( 48 th)  dari  Partai Nasdem Dapil VI ( Gebang , Bener Loano.), diakui sangat bermanfaat.  Baginya  pembekalan tersebut, membuat pencerahan, menambah wawasan dan pengetahuan bagaimana berpolitik yang benar. 

"Saya suka  dengan  pembekalan ini, karena menambah wawasan dan pengalaman. Selebihnya jadi tahu bagaimana berperan dan memerankan strategi politik, dalam posisi saya sebagai perempuan ", ungkap Tatik Purbasih. ( S.Tirta ).

Tidak ada komentar