Breaking News

Bramantyo Suwondo Cucu Sarwo Edhy dan Ahmad Nasiman ' Kepyakkan' Selamatan Pencalegan



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM ) --Kamis malam  ( 4/10) bertempat di Pendapa  kediaman tokoh masyarakat senior Drs.Ganjar Grahito di Desa Candisari, Kec Banyuuurip. Melakukan kepyakan selamatan dengan ratusan tokoh masyarakat setempat.

Sebagai mantan Camat dan Kadinas Perhubungan, di pendapa rumah Grahito di hadiri sekitat 150 tamu undangan dari  masyarakat  sekitar.

Grahito mengawali  membuka acara tersebut,  sekaligus, menyatakan " Bahwa pertemuan hari ini saya namakan kepyakan slametan dari Pencalonan Caleg  Mas Bramantyo Suwondo M.M.IR ( Cucu Jendral Sarwo Edhy ) untuk DPR RI Dapil Kedu, dan Keponakan saya Ahmad Nasiman untuk DPRD Purworejo mewakili DP Banyuurip Bayan " Ungkap Ganjar Grahito.

Ditengah  perhelatan kepyakan slametan tersebut, tampak 2 tumpeng ingkung dan uborampainya. Sebagai simbul tata cara budaya Jawa untuk meraih keselamatan dan kesuksesan.

Ketua DPC Partai Demokrat Purworejo,  Yophi Prabowo,SH, dalam sambutannya,
Memperkenalkan Ahmad Nasiman, Caleg untuk  Dapil Banyuurip Bayan.
Mas Bramantyo Caleg DPR Ri dapil Kedu nomor urut  2.
Yophi minta Do'a restunya kepada masyarakat, serta untuk memberikan dukungan.

" Hal ini juga menjadi tugas bagi Ketua DPC Demokrat untuk mensosialisasikan para Calegnya " ungkap Yophi.

"Mohon doanya, mudah mudahan apa yang jadi tujuan para Caleg Demokrat bisa terkabul ", tambah Yophi.

Ahmad Nasimam dengan santun, dalam perkenalannya menjelaskan, dirinya tinggal di Doplang Purworejo, keponakan dari Pak Grahito. 
Yang profesi hidupnya jadi wartawan. Sekarang menjadi  mengelola Media Purworejo News. Yang seluruh hidupnya untuk menyuarakan kepentingan masyarakat melalui media.

Oleh karenanya, Ahmad Nasiman mohon doa restu dan dukungannya. Apalagi Purworejo ini sebagai Ibu dari Partai Demokrat.

" Maka jika Allah menghendaki dan dipilih oleh rakyat, bisa  duduk di DPRD,  saya akan mewakafkan pikiran jiwa raga saya untuk rakyat. Diantara perhatian saya  pengairan pertanian. Juga untuk  para kelompok tani, akan menjadi perhatian utama saya " ungkap Nasiman  yang menyandang Nomor urut 4 di Dapilnya.

Sementara Bramantyo Suwondo M.MIR caleg DPR RI Nomor Urut 2 Dapil Kedu, dalam perkenalannya, mengaku bangga dan senang atas pertemuan tersebut. 
Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan warga Candisari dan sekitarnya. Bram pun menyalami seluruh tamu.   " Saya senang. Tampak ada kekompakan dan energi  kegotongroyongan. Soliter  dan  familier" ungkapnya.

Pria ganteng cucu Jendral Sarwo Edhy Wibowo ini, memiliki panggilan akrab Mas Bram.
Pria lulusan pendidikan Australia ini, menjadi perhatian bagi  seluruh tamu yang hadir, termasuk kaum ibu ibu dan kalangan muda.
Bramantyo tekadnya hanya satu, ingin ada perubahan kemajuan (foto S. Tirta)

Dalam perkenalannya, Mas Bram menjelaskan. Awalnya ingin jadi tentara kopasus. Seperti mendiang Eyangnya Jendral Sarwo Edhy Wibowo.
Tapi karena  ingin memajukan tanah leluhurnya. Yang berkait dengan perencanaan, penganggaran, maupun pengawasan. Maka Bram mengubah cita cita hidupnya  ke jalur politik. Semua itu baginya demi untuk melakukan perubahan.

Pemilik Nomor Urut 2 Calon DPR RI Partai Demokrat Dapil Temanggung, Wonosobo, Magelang, Kodya Magelang dan Purworejo ini, tampak familier.

" Jujur saya ingin berbuat sesuatu untuk kampung halaman Eyang saya. Untuk memperjuangkan daerah Eyang saya " Ucapnya.
.
" Saya sangat senang dengan susana seperti ini. Jiwa saya pun sangat terbuka, jika ada pertanyaan atau nasehat saya akan sangat senang menyambutnya" Imbuh Bram.

Bram juga mempersilahkan masyarakat untuk singgah atau shering ke  Rumah Posko-nya di Jln Brigjen Katamso.

 " Monggo silahkan datang ,saya sangat terbuka " ungkap Brams.

Dalam acara tersebut yang di tandai dengan Do'a dan potongan Tumpeng oleh Grahito,  juga dihadiri Aparatur Kepolisian, juga elemen Panwaslu, Grahito yang mantan Camat itu mengatakan,  " Sosialisasi ini sangat penting. Karena  biasanya  jika  sosialisasi kurang . Maka biasanya saat di TPS  masyarakat banyak yang bingung untuk menentukan pilihan. Karena yang dipilih banyak" ungkap Grahito.
Oleh karenanya Grahito menganggap, acara yang ia gelar memiliki arti dimensi sosialisasi. (SM.Tirta)

Tidak ada komentar