Breaking News

Berkat Gendewa Panahan , Abadi Wahyudin Raih Pulahan Juta Perbulan



BAYAN ( KORANPURWOREJO.COM )--- PENGRAJIN Gendewa ( gagang busur panahan ) Wahyudin Nur  Abadi (31), Warga Desa Krandegan Dusun Bojong Kulon. Kec Bayan Purworejo, kini mampu mendapatkan pengasilan puluhan juta rupiah.  Berkat keuletannya membuat Archy atau Gendewa panahan sejak 2 tahun yang lalu dengan nama usahanya Abadi Archery, Sabtu  (30/10).

Kisah keberhasilannya tidak diraih dengan mudah, seperti yang dituturkan Wahyudin kepada wartawan Koranpurworejo.com. Tadinya dia bekerja sebagai sales mainan anak-anak ikut dengan temanya dan hal itu dijalani selama 7 tahun. Selama 2 tahun dia jadi seles di area Purworejo, namun  ada pengembangan wilayah menjadikan dia bekerja selama 5 hari di Magelang, Wonosobo Temanggung, Kendal hingga Batang, hal itu dilakukan selama 5 tahun.

“Meski pekerjaan saya  dulu padat, saya selalu pulang kerumah. Karna semua yang saya kerjakan itu untuk keluarga dan saya punya prinsip harus tidur rumah,” kata Wahyudin.  

Awal Rintis Usaha
Ketertarikan awal  Wahyudin mengenai  Gendewa panahan adalah ketika ia mengikuti kemah 2 tahun yang lalu, pada kegiatan kemah tersebut ia mulai mengenal gagang busur panahan,  dan tertarik. Sesampainya di rumah ia mencoba membuat  dengan  berbahan baku barang bekas, pembuatan handel  busur panah secara manual menggunakan golok dan hasilnya masih terkesan kaku kotak – kotak.

Ketika dirasa sudah layak Wahyudin mencoba memposting hasil karyanya di Grup whatsapp, ketika awal postingan pertama ada beberapa teman menanyakan harga satu set panahan, seketika itu juga Wahyudin bingung memberi harga satu set panahan.

“Jujur saya bingun memberi harga panahan hasil karya saya, karna modal mebuat hanya tiga ribu rupiah, itu saja hanya untuk membeli sekrup dan baut,” ungkap Wahyudin. 

Menanggapi peluang usaha itu Wahyudin mulai menawarkan dengan harga Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah per set perangkat panahan tersebut. Dia masih merasa belum standar untuk hasil karyanya, maka di bandrol dengan harga  rendah. Pada saat itu juga mulailah berdatangan pemesanan dari dalam maupun luar kota. 

Saat awal-awal banyak pemesanan dia masih bekerja sebagai sales, dalam satu hari hanya bisa membuat 1- 5 panahan. Pada suatu saat pemesanan mencapai 200 buah set panahan dan itu dia kerjakan selama 3 bulan dan tak banyak juga pemesan yang membalkan karna terlalu lama.

Merasa ini menjadi peluang usaha dia pun memutuskan untuk berhenti sebagai sales dan menekuni usaha pembuatan gendewa panahan secara serius. Pada saat ini ia menggandeng mitra kerja yang kebetulan tetangga sendiri pengrajin kayu untuk pembuatan handel dan salah satu saudara untuk membuatkan wing atau sayap busur. 

“Selama 2 tahun ini saya sangat serius untuk menambah kualitas karya saya dan saya selalu belajar, kini total tim kerja kurang lebih 6 orang yang kerja di rumah masing-masing dan 1 orang kini menjadi karyawan tetap. Meski bekerja di rumah masing-masing saya tetap kontrol kualitas. Bersamaan dengan kualitas yang standar, harga gendewa panahan saat ini mulai kisaran 200 sampai 300 Ribu Rupiah tergantung pesahan juga,” ungkap  Wahyudin.

Ditambahkan, pemasaran saat ini kebanyakan melalui online, reseller  Purworejo,  Kemiri, kalau pengiriman online sampai Sumatra Kalimantan Sulawesi Lombok Papua hampir menyeluruh di Indonesia.  Adapun Jenis yang dijual adalah gendewa panahan Horsebow EFG/ Fiber,  Horsebow PVC,  Standar. 

Di sisi lain Alit Rahmat Priyanto (34) yang juga Guru SDIT Salsa Bila  Purworejo , adalah salah satu reseller Archy Abadi mengatakan, awalnya ia membelikan gendewa panahan untuk ekstrakulikuler panahan di SD ia mengajar, namun hingga saat ini menjalin  kerja sama untuk penjualan panahan satu set. 

“Harganya paling murah,  desain Bagus.  Mungkin di tempat lain 400 Ribuan dan disini sangat recommended untuk para pecinta olahraga panahan,” kata Alit. (MAS)

1 komentar: