Breaking News

Karena Sering Melanggar, Guru Lakukan Kekerasan Pada Siswa



LOANO ( Koranpurworejo.com )--- DIDUGA telah melakukan tindak kekerasan terhadap siswa, seorang guru di MTS N 3 Loano Kecamatan Loano , Kabupaten Purworejo, diprotes wali murid.

Peristiwa itu, terjadi pada hari Rabu tanggal 26 September 2018, ketika Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM), Korban berinisial M,  adalah siswa kelas 9 MTS N3  Diduga menerima tindak kekerasan yang  dilakukan oleh guru IPS yang berinisial ( J ).

Orang tua korban,  Buntarno ( 48 ) warga Padukuhan Pongangan, Desa Loano Rt 1 Rw 1  Loano, Memprotes dan meminta bantuan kepada Polsek Loano untuk melakukan pendampingan mediasi kepada pihak sekolah, Jumaat  (28/9/18).

Dijelaskan Bintarno,  "Kejadian ini sudah ke 2 kali, dulu waktu bulan puasa kelas dua  anak saya juga mendapat kekerasan oleh guru yang sama, waktu itu anak saya sakit,  lalu jajan dan ketahuan guru tersebut mendapat tidak kekerasan, namun tidak saya laporkan,"

Saat ini saya  merasa,  tindak kekerasan tersebut keterlaluan, saya tidak terima dengan tindakan guru itu,  maka saya meminta bantuan kepolisian untuk melakukan mediasi.

"Saya belum melapor lebih jauh. Yang saya mau diselesaikan agar hal ini tidak terjadi lagi dan berulang kedepanya,"

Yang saya tidak terima, selama ini saya tidak pernah memukul anak saya, kenapa oknum guru malah memukul anak saya,  ungkap Bintarno.

Disisilain Apri Setiyawan selaku Kepala Bagian Tata Usaha ( KTU) Sekolah MTS N 3 Loano menyampaikan, dibenarkan bahwa tadi ada pertemuan antara Polsek loano,  orang tua wali dan pihak sekolah.  Hal itu menyangkut orang tua wali yang tidak terima anaknya mendapat perilaku kekerasan dari salah satu guru.

"Saya tidak tahu banyak mengenai kejadian ini dikarnakan waktu kejadian saya pun tidak berada di sekolahan. Memang di ketahui pihak sekolah jika murid inisial ( SM ) sering tidak patuh tata tertib dan sering membawa hp di sekolah, anak ini terlalu banyak melanggar ada banyak poin-poin nya " kata Apri.

Adapun pertemuan Polsek Loano,  Pihak Sekolah dan orang tua murid pada hari ini belum menghasilkan kesepakatan.  Hal itu dikarnakan Kepala Sekolah MTS Loano masih dalam tugas di luar kota.

Kejadian ini sedang dalam pemeriksaan saya tidak bisa memberikan banyak keterangan, jika terbukti bersalah Untuk guru sendiri bakal ada sangsi dari sekolah,  Ungkap Apri . (MAS)

1 komentar:

  1. Mungkin Siswa tsb.juga sudah berulang kali.melanggar aturan, menurut saya..yah Harus Obyektif saja..lah .apa yg sebenarnya
    terjadi..

    BalasHapus