Breaking News

Kades Ketangi Ditahan Bupati Sarankan Para Kades Kedepankan Transparasi Keuangan Dana Desa.



PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM)-- Mantan petinju nasional Kid Hamzah ( yang punya nama lengkap Abyah Panggung Sutanto), setelah setatusnya menjadi tersangka.  Penyidik Unit Tipikor Polres Purworejo, akhirnya resmi menahan Kepala Desa Ketangi, Senin (17/9/18) sore. 

Penahanan mantan petinju itu,  sebelumnya telah menjalani pemeriksaan saksi saksi, saksi ahli, dan diperoleh alat bukti yang kuat. Dari dugaan korupsi Pengelolaan Keuangan Desa Ketangi tahun 2015-2017.

Setelah menjalani proses sesuai  Standar Operasi Prosedur (SOP), dan memanggil dokter dari Dokkes Polres Purworejo untuk memeriksa kesehatannya.

Akhirnya, sekitar pukul 18.00 WIB, Ambyah yang akrab disapa Kid Hamzah itu  dimasukkan ke ruang tahanan Polres Purworejo,  didampingi pengacara dari LBH Adil Purworejo.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan dari pihak Polres Purworejo maupun  Penasihat Hukum tersangka terkait dengan penahanan mantan petinju nasional itu. 
Sementara, Heri Purwanto, salah satu warga Ketangi yang hadir mendapingi Ambyah di Polres, kepada media mengatakan, rencananya, pada Hari Rabu (19/9), perwakilan warga akan mengadakan  audiensi dengan Kapolres Purworejo, bakal  didampingi kuasa hukum.

Kami selaku warga Ketangi inginnya Pak Kades bebas. Karena hasil pembangunannya sudah ada, jadi uang negara yang diduga dikorupsi itu sudah dipakai untuk pembangunan,” tuturnya.

MENANGGAPI hal tersebut Bupati Purworejo Agus Bastian, SE,MM di tengah acara Bupati Saba Desa di Brengkol Kecamatan Pituruh,  Selasa ( 18/9 ), pihaknya mengaku cukup Prihatin.

Sembari demikian , Bupati berpesan pada para Kades untuk berhati hati mengelola bantuan keuangan yang ada di desa masing masing. Supaya bantuan keuangan dari pemerintah tidak berdampak hukum.

" Jaman dulu, bantuan keuangan desa hanya sekirar Rp 30 juta. Sekarang pemerintah ingin percepatan pembangunan desa jadi lebih maju. Otomatis dana banyak mengucur ke desa. Maka harus dilaksanakan sesuai prosedur.

 " Itu uang bukan milik Kades , penggunaannya ada pertanggungjawabannya. Jadi berhati hatilah mengelolanya " ungkap Bupati.
Kid Hamzah didampingi pengacaranya di Polres Purworejo .

Bahkan menanggapi banyaknya pengaduan masyarakat di Kejaksaan, ada 16 Kades yang diadukan di Kejaksaan Negeri Purworejo, sebagaimana diungkapkan Kajari Purworejo Alek, SH beberapa waktu lalu.

Bupati Agus Bastian menyarankan, kepada para Kades supaya menggunakan asas keterbukaan dalam mengelola keuangan desa. Hal itu supaya ada transparasi penggunaan anggaran yang digunakan.
" Dengan transparasi tersebut, tidak menimbulkan praduga buruk, atau fitnah " imbuh Bupati. (S.Tirta)

Tidak ada komentar