Breaking News

Sewindu Komunitas Honda CB 'Kurowo' Kutoarjo, Rayakan di Alun alun Pituruh



RATUSAN Pengguna sepeda motor Honda CB dari berbagai kota Karesidenan Kedu, datang di alun alun Pituruh , Minggu (26/8) .  Mereka datang menghadiri undangan Sewindu Komunitas CB  Rogo Tuwo ( Kurowo) Kutoarjo.

Rudy Atmoko ( 40) ketua Komunitas /  Club  Kurowo, mengatakan. Peringatan Sewindu Komunita CB Kurowo, sengaja digelar di Pituruh. Dengan pertimbangan Kalau di alun alun Kutoarjo sewanya mahal. Sementara dirinya memilih Pituruh, tempatnya lebih nyaman dan representatif. 

Adapun undangan yang disebar sebanyak 80 Club CB se Kedu. Magelang, Purworejo. Temanggung, Banjarnegara, wonosobo sampai Parakan.
Masih menurut Rudy, peringatan sewindu Club Cb yang digelar di Pituruh ini, mengambil tema  'kembali ke klasik'. Serta bermoto Paseduluran Saklawase untuk Damai. 
Motor honda CB berjajar rapi  (foto Goen) 

" Kami mengajak Club CB untuk No Bleyer, No Miras. Tertib di jalan, tertib berlalu lintas. Dan sopan di jalan " ungkap Rudy.

Dari pantauan Wartawan KoranPurworejo.Com. Acara yang digelar di Alun alun Pituruh, diawali potong tumpeng sebagai peringatan sewindu Club CB Kurowo. Lalu  Digelar hiburan musik Dangdut dari Buyung Intertaiment Purworejo.

Selain hiburan, juga ada 6 lapak yang datang dari Magelang . Mereka menyediakan onderdil Honda CB serta berbagai Perlengkapan Variasi motor. Juga beberapa lapak yang menjual asesoris dan costum pakaian.
Selain itu juga beberapa lapak penjual makan yang buka di sisi barat alun alun.

Seperti dikatakan Rudy, acara peringatan sewindu  Club CB Kurowo di Pituruh menghabiskan anggaran Rp 15 juta, termasuk uang sewa Alun alun. Semua ditanggung dari kas milik Club CB Kurowo.
Lapak penjual asesoris datang dari magelang (Foto Goen) 

Acara yang berakhir pukul 16.00 WIB juga dihadiri undangan dari Koramil Pituruh dan Polsek Pituruh. Berjalan dengan lancar tertib dan aman.

Hanya sayang panggung Dangdut, ditempatkan persis bersebelahan dengan Puskesmas (  Rumah Sakit ) Rawat inap.
Sehingga sangat mungkin mengganggu pasien yang rawat inap,

Namun dengan di pilihnya lokasi di Alun alun Pituruh setidaknya juga memberi hiburan gratis. Serta mempromosikan Pituruh sebagai wilayah yang damai untuk kegiatan serupa. (S.Tirta).

Tidak ada komentar