Breaking News

Kirab Budaya Reresik Sumur 7, Pesan Alam Pada Manusia


PURWOREJO ( Koranpurworejo.com ) – SABTU, 4 Agustus 2018 Prosesi reresik sumur 7 yang di gelar pertama kali oleh masyarakat Kelurahan Cangkrep Kidul, Kabupaten Purworejo. Memberi makna mendalam bagi kehidupan warga.

Hal itu tergambar pada presesi yang berjalan mulai dari balai kelurahan dengan urutan kirab di barisan depan adalah prajurit, dilanjat Sanggar Kidung Rinonce, Hasara Habsari, tokoh masyarakat dan gunungan buah. Kirab dimeriahkan juga dengan barisan tetabuhan oleh drumband MTS maarif Cangkrep Kidul, Rombongan Padepokan Pencak Silat Tri Susila dan Kuda kepang Pandan Sari.

Sesampainya Di area Sumur Kemloko yang terdapat 7 sumber mata air , tokoh-tokoh masyarakat melakukan Jamasan kuda kepang dan pengambilan air dari 7 sumber sumur itu lalu dilakukan kirab balik dan rebutan tumpeng buah oleh masyarakat. Air Setelah itu di bawa ke laboratorium Komunitas Teater Purworejo (KTP).

Di laboratorium KTP di lakukan pula jamasan bagi perangkat desa dan dilanjutkan oleh masyarakat sekitar.

Seperti yang disampaikan Uci dari sanggar Kidung Rinonce, prosesi seperti ini adalah sesuatu yang harus di lestarikan sebagai wujud keseimbangan kehidupan antara alam dan manusia.

“Terlebih ini adalah salah satu peninggalan leluhur cikal bakal Cangkrep Kidul, diharapkan menjadi warisan khasanah budaya bagi anak cucu,” Ungkap  Uci.

Disisilain Catur Asmaragama, salah satu warga masyarakat Cangkrep Kidul ngatakan, saya merasa sangat bangga dengan kegitan seperti ini dan hal semacam ini patut di lestarikan dan di teruskan.

“ Saya ucapan selamat bagi masyarakat Cangkrep kidul, Karang taruna Patria Gama, Komunitas Teater Purworejo dan seluruh elemen masyarakat pendukung kegiatan ini,” Kata Catur. (Mas)

1 komentar: