Breaking News

UNIK ! Ajak Anak-anak Bayar Sekolah Dengan Sampah



BAGELEN( Koranpurworejo.com )—PULUHAN anak-anak di Desa Bapangsari Kec. Bagelen, Kab. Purworejo. Diajak Mencintai lingkungan, membayar sekolah nonformal dengan sampah.

Program yang dilakukan mahasiswa Universitas Muhamadiyah Purworejo yang diketuai oleh Nur Muhamad Muckhlis dan dibantu 4 anggota membuat Bimbingan Belajar Alam Nonformal Berkonsep Asuransi Sampah.

Seperti yang dijelaskan Nur Muhamad Muckhlis, Program ini sebagai upaya menanamkan charakter building masyarakat dan perbaikan lingkungan. Bimbingan belajar alam non formal memiliki murid 35 anak dari desa setempat.

 Dalam pembelajarannya bimbingan alam non formal ini dilakukan di dalam ruangan dan diluar ruangan (alam). Bimbingan belajar dilakukan setiap hari minggu mulai pukul 08.00-10.00 dan siswa membayarnya menggunakan sampah.

Nur mengatakan, “ Anak-anak ketika datang   harus membawa sampah, dalam satu pertemuan bisa didapatkan kurang lebih 3 kg sampah. Sampah yang di kumpulkan adalah sampah jenis non   organik, seperti sampah plastik dan kaleng,” Senin 9 juli 2018.

“Sampah yang terkumpul akan di olah menjadi kerajinan oleh anak-anak, dan nantinya akan di jual. Hasil penjualan itu untuk memenuhi kebutuhan oprasional kegiatan sekolah alam ini,” Jelas Nur.

Di sisilain  Sulistianingsih (35) warga Rt 2/4 Desa Babangsari mengatakan “ Memang aneh, biasanya kalau bayar sekolah dengan uang, tapi di program ini anak-anak membayar dengan sampah. tadinya si saya bingung tapi lama kelamaan benar-benar saya pribadi juga merasakan kebermanfaatan kegiatan ini,”

Sulistianingsih menjelaskan, Setelah mengikuti kegiatan ini anak saya menjadi lebih sayang dengan orang tua, rajin belajar dan mencintai lingkungan. (MAS- Tirta ).

Tidak ada komentar