Breaking News

MESKI SERING DIJATUHI PUTUSAN DENDA ( Pedagang Miras Tak Kunjung Jera ).



PURWOREJO ( Koranpurworejo.com ) --SIDANG tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Purworejo,  Rabu (4/7/18). Yang mengadili 4 orang pelaku tipiring. Majelis Hakim menjatuhkan vonis berupa hukuman denda jutaan rupiah terhadap sejumlah pemabuk dan penjual miras di tempat karaoke.

Kepala Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo saat dikonfirmasi wartawan  mengatakan, ke empat pelaku Tipiring itu yakni AE dan Lia  yang diamankan ketika pesta miras, serta Samsul H.dan Niken,  Dua nama terakhir merupakan pengusaha rumah karaoke. Yang dinilai majelis hakim tak ada jeranya.

“Dari tangan pelaku sebanyak 215 botol minuman keras berbagai jenis berhasil diamankan. Total denda yang dikenakan sebanyak Rp 3,2 juta,” katanya.

Tercatat, terdakwa atas nama Niken sebagai pedagang miras mendapat hukuman denda terbanyak sebesar Rp 2 juta. Selanjutnya Samsul selaku operator karaoke Batoh sebanyak Rp 700 ribu. Sementara Ardi dan Lia masing-masing didenda Rp 300 dan Rp 200 ribu.

Puluhan botol miras diamankan (foto mus) 

“Denda terberat untuk pedagang miras, biar mereka jera. Tidak butuh proses lama, langsung disidang dan divonis. Harapan kami mereka tidak mengulangi perbuatan itu,” tandasnya.

Sebelumnya razia digelar pada awal Juli 2018 dan menyasar sejumlah lokasi. Petugas Satpol PP mendatangi rumah karaoke di Jalan Gadjah Mada Desa Botorejo Kecamatan Bayan dan karaoke di Jalan Purworejo – Yogyakarta Dusun Niten Desa Cengkawakrejo Banyuurip.

Dalam razia di rumah karaoke Dusun Niten, petugas mengamankan 115 botol minuman keras dari dalam gudang penyimpanan. Dua pelaku tipiring juga diamankan karena menenggak miras dalam ruang karaoke itu. Sementara dari rumah karaoke di Botorejo, Satpol PP mengamankan 99 botol miras berbagai jenis. Pelaku terjerat Perda Miras, Perda K 3 dan Perda Rumah Karaoke. 
Dari kasus tersebut Para hakim menilai, bahwa para pelaku tidak ada jeranya.(Sts)

Tidak ada komentar