Breaking News

Event Wisata 'Semarak Karya Desa Kemanukan', Bisa Jadi Kiblat Di Purworejo.



BAGELEN ( KoranPurworejo.com ) --- POTENSI LOKAL adalah kekayaan yang di miliki oleh suatu daerah yang harus dikembangkan dan di munculkan. Potensi Lokal bisa meliputi Seni Budaya, Pariwisata, Ekonomi, tradisi adat dan lain-lain. Seperti halnya Yang dilakukan oleh tim (SKD) Semarak Karya Desa yang Pertama sukses mengangkat dan mempromosikan potensi lokal yang ada di Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen Purworejo dalam Kegiatan yang laksanakan selama 2 hari.

Jauh sebelum kegiatan Semarak karya  desa Kemanukan di gelar pada tanggal 28-29 Juli 2018. Panitia SKD sudah aktif untuk menggali dan mempromosikan berbagai potensi yang ada di desa kemanukan bersama dengan pemerintah desa dan karang taruna.

Hal itu terlihat dalam banyaknya media sosial yang viral akan kegiatan SKD 1 desa Kemanukan, tim SKD memilih desa Kemanukan dikarenakan desa Kemanukan dilihat banyak memiliki potensi yang harus diangkat bersama, seperti banyaknya kelompok seni budaya, melingkupi seni kuda kepang, Incling dan ande-ande lumut. Ada pula penghayat kepercayaan Hardo Pusoro dan terbaru saat ini dirintis adalah destinasi wisata arga pandu, gardu pandang bukit simundhu.

Kegiatan SKD 1, tanggal 28 juli di buka langsung oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM dan di hadiri pula perwakilan Dinparbud dan Camat Bagelen beserta pemerintahan desa kemanukan.

Dalam sambutannya Agus Bastian menyampaikan, rasa bangga dihaturkan kepada seluruh masyarakat kemanukan dan tim Semarak karya desa atas terselenggaranya kegiatan yang sangat didukung penuh Oleh Bupati Purworejo.

Agus Bastian mengatakan, “Kegiatan semacam ini adalah kegiatan yang sangat positif dan saya sangat mendukung, saya harap kegiatan ini berlangsung berkelanjutan, karena dengan destinasi event/acara masyarakat luas akan mengenal potensi-potensi lokal yang ada,”.

Agus Bastian menambahkan, sebesar apapun  kegiatan atau acara yang digelar akan sia-sia jika tanpa publikasi atau diberitahukan kepada masyarakat luas. Oleh sebab itu publikasi dan konsep kegiatan harus benar-benar digarap dan pada saat ini saya cukup bangga dengan kegiatan Semarak karya Desa di desa kemanukan, Kecamatan Bagelen, Tandas Agus.

Setelah prosesi pembukaan tanggal 28 pagi, kegiatan SKD berlangsung meliputi Lomba Finger Painting untuk anak-anak TK Se Kab Purworejo di balai desa, Parenting bagi orang tua di Aula SMK N 7, Festival dolanan bocah yang di ikuti anak-anak SD Se Kemanukan dan pementasan Incling Sariwidodo di Lapangan Sukrokrian. Acara berlanjut sampai malam dengan panggung pementasan seni tradisi dan modern seperti dolalak dari TMB, beatbox Purworejo, Dance Modern, Ngopinyastro, Lentera Art dan Prigel yang mempersembahkan tarian dan seni karawit digabung dengan puisi, pentas ande-ande lumut dan di tutup dengan Pementasan menakjubkan dari pagar bambu.

Pada tanggal 29 juli di lanjut jalan santai yang di mulai pukul 7 pagi di lapangan Surokrian dan diikuti seluruh masyarakat Purworejo. Jalan santai dibuka oleh Camat Bagelen dengan rute menuju bukit Simundhu di atas bukit disajikan seni kuda kepang dari Mardibudyo. Setelah itu peserta diajak kembali turun ke lapangan Surokrian untuk pengundian hadiah dan dihibur dengan seni kuda kepang dari Turonggo Muda Budoyo. Hadiah besar dan utama yaitu kulkas dan kambing diperoleh oleh masyarakat Kemanukan. (Mas tirta)

1 komentar:

  1. Perlu dipromosikan lg,dan ditambah lg tempat selfi, biar mnambah dya tarik pngunjung, dan dkungan trutama masyarkat kemanukan, dan skitarya, amin.

    BalasHapus