Breaking News

TANPA MENGANTONGI IJIN, ( Sejumlah Usaha Karaoke Ditutup ).



 PURWOREJO ( KORANPURWOREJO.COM )-- SETIAP  orang yang membuka usaha di bidang karaoke harus mempunyai ijin, dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, sesuai Perda No.17 / 2017,  ,demikian di jelaskan oleh Ka Bid Gakda Satpol PP dan Damkar Purworejo  Mujiono SH , yang mewakili Kepala Satpol PP dan Damkar Purworejo, Budi Wibowo S,sos.

Atas masukan masyarakat,  usaha tersebut yang  tanpa ijin, juga sudah meresahkan masyarakat , sudah banyak keluhan yang disampaikan masyarakat yang lapor kalau uasaha tersebut sudah sangat meresahkan ,ujar Mujiono. Karena di arena karaoke sering ada miras. Demikian pula para pemandu lagu sikapnya mengarah ke protitusi .
Ditemukan sejumlah minuman keras (foto st) 

Mujiono SH, selaku pimpinan operasi yang dilaksanakan pada Kamis 7/6 2018 dan dilaksanakan pada hingga pukul 23.00 wib. Pada operasi tersebut ada 2 Karoke yang disasar ,yakni karoke milik DYT di Desa Seren Kecamatan Gebang dan WHY P di Desa Pendowo . Usai operasi langsung di buat Berita Acara dan di lanjutkan ke Pengadilan Negeri Purworejo. 

Dalam sidang di PN Purworejo ,DYT dijatuhi denda Rp 700,000,-dan WHY P di denda Rp 1,000,000,- kemudian MSBK M di denda Rp 1,500,000,-
Denda terhadap DYT lebih ringan sebab pihaknya sedang mengurus ijin, sementara MSBK M didenda lebih berat ,karena ia pernah dijatuhi hukuman berkaitan dengan miras. Selain ketiga pemilik karaoke pada saat yang bersamaan juga ada dua pemandu lagu dan sejumlah pria yang ada di karaoke dijatuhi denda Rp 2,000,000,- . Para tamu kebanyakan kedapatan sambil mengkomsumsi miras.

Pada operasi terdahulu ,Pak Pendek yang membuka usaha di Kaliwatu Bumi Kecamatan Butuh dan di Bayan telah didenda Rp 9,000,000,- . Dikatakan semua usaha karaoke yang tidak punya ijin di tutup. Saat ini tercatat Lima usaha karaoke  Harus di tutup ,tandas Mujiono SH.( Suta )

Tidak ada komentar