Breaking News

Paguyuban Perantauan Warga Kamanukan, Pentas Seni dan Beri Bantuan Pada Masyarakat



DALAM rangka menjalin silaturahmi sesama warga masyarakat Kemanukan, Pawarta Prima ( Paguyuban Warga Perantauan Kemanukan ) gelar pentas budaya H+ 2 Idul Fitri, pada malam hari, Sabtu 16 Juni 2018.

Silaturahmi adalah budaya leluhur yang wajib dilestarikan, dengan silaturahmi kita menjalin kembali atau memperkuat tali persaudaraan antar manusia/keluarga/masyarakat.

Seperti yang diceritakan Suprobo, ketua Pewarta Prima. Acara tahunan yang yang digelar oleh Pewarta prima memasuki tahun ke-20, dimana kita disini bergerak dalam kegiatan sosial.

Pada tahun ini, kita menggelar pentas budaya Kuda lumping dari grup Turonggo Mudo Budoyo. 

"Kita sangat apresiasi, kesenian lokal. Karena dengan budaya dan kesenian ini kita bisa menjalin silaturahmi juga," Ungkap, Suprobo

Suprobo menjelaskan Seluruh anggota ada 65 KK, dari warga perantauan di Jakarta dan sekitarnya.

Tidak hanya gelar pentas budaya, namun kita juga ada bantuan bagi masyarakat desa kemanukan yang membutuhkan.

"Pada tahun ini kita memberikan santunan kepada, lansia 94 orang, orang sakit 4, Anak yatim piatu 22 anak," Kata Suprobo.

Suprobo menambahkan, Paguyuban ini Khusus Jakarta dan sekitarnya tiap 2 bulan sekali kumpul untuk arisan dan menjalin silaturahmi.

Harapan anggota Pawarta prima adalah ingin ikut memajukan desa, seperti bangunan infrastruktur, ekonomi sosial dan pendidikan. Lebih jelasnya dibidang sosial, jelas Suprobo. (Mas)

Tidak ada komentar