Breaking News

Bupati Agus Bastian, Berbagi Peduli Kepada Penjaga Perlintasan Kereta Api



BANYUURIP (KoranPurworejo.com)-- PALANG pintu kereta api adalah jalur transportasi kereta yang bersebrangan dengan jalur pengendara lain, Jalur yang sering digunakan masyarakat umum. oleh sebab itu pentingnya penjagaan pada palang pintu oleh petugas, terlebih menjelang arus mudik.

Semakin banyak pengendara yang melewati jalur perlintasan kereta api, hal itu menjadi perhatian khusus dari Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kepada para penjaga palang pintu stasiun, Kamis 7/6/18.

Agus Bastian  didampingi oleh Kepala dinas perhubungan dan direktur utama Bank Purworejo Wahyu Argono Irwanto SE MM, memberikan santunan dan himbauan bagi para penjaga palang pintu kereta api yang terdaftar resmi yang dikelola oleh Pemda melalui dinas Perhubungan,

Adapun pos palang pintu kereta api yang terdaftar di Kabupaten Purworejo sebagai berikut di Bagelen, Tegal kuning, Bayem, Andong, Dan Ander pass Besole bayan. Tiap pos berisikan 4 orang penjaga.

Seperti yang disampaikan Agus Bastian, ucapan terima kasih bagi seluruh rekan-rekan yang masih tetap semangat untuk bertugas menjelang hari raya. 

"Saya harap rekan-rekan tetap menjaga kondisi palang pintu kereta agar selalu kondusif dan jangan sampai lengah untuk tugas penjagaan, dikarenakan semakin banyak pengguna kendaraan yang akan lewat di perlintasan kereta api," Ungkap Agus.

Himbauan bagi masyarakat adalah, untuk tetap berhati-hati ketika berkendara terlebih jaga stamina dan tetap patuhi peraturan lalulintas yang ada, tambah Agus.

Disisi lain ada cerita menarik dari penjaga palang pintu kereta api Purworejo, ada penjaga tertua kelahiran 65 nama Supriyanto penjaga perlintasan bagelen  dan termuda Era karunia sandi 21 Tahun.

Supriyanto, menceritakan bahwa pernah menolong pengendara mobil yang nyaris terbakar tertabrak kereta , karena mobil terperosok di rel kereta tidak bisa maju dan mundur. 

Dengan cekatan Supriyanto mengambil bantu besar dan meminta pengendara mengegas kendaraan , waktu kedatangan kereta kurang lebih 15 menit dan 5 menit terakhir mobil akhir selamat atas insiden tersebut.

"Itu adalah pengalaman yang sangat dramatis bagi saya," Ungkap Supriyanto. (Mas)

Tidak ada komentar