Breaking News

ASYIKNYA NGABUBURIT DI ALUN ALUN PITURUH ( Bisa Naik Kuda, Juga Ada Bermacam Kuliner ).


PITURUH ( koranpurworejo.com) -- AREA Alun -alun besar Pituruh, Kabupaten  Purworejo, kini menjadi titik area yang menyedot pengunjung. Apalagi khusus bulan Ramadhan, banyak anggota keluarga serta Ibu- ibu muda, dan remaja yang ngabuburit di sekitar Alun alun Pituruh.

Alun alun  yang sudah dilengkapi fasilitas trotoar 3 Meter sepanjang permukaan sisi barat tersebut, kini menjadi area berbagai sajian kuliner. 
Keunikan  lainya yang membuat keasyikan pengunjung, yaitu ada penyewa kuda tunggang. Dari pantauan wartawan saat meliput, sedikitnya ada 4 Kuda tunggang, bahkan kadang sampai 7 kuda. Yang siap memberikan pelayanan bagi pendatang / perantau yang mulai mudik.
Seperti Ny Trima ( 26) warga asal Lampung yang kini tinggal di Pituruh, mengajak  Naga ( 2th) anaknya,  " Sambil memberi hiburan pada anak, juga  nunggu saat buka tiba Pak ",  tandas Trima.

Nandang ( 18 ) sang pemilik kuda tunggang, mengaku memberikan tarif Rp 15 ribu, untuk memutari alun alun Pituruh sepanjang 450  Meter.  Dijelaskan Nandang, rata - rata satu hari bisa membawa pulang Rp 150 rb.  " Daripada kuda nganggur Pak " tukasnya. 
Sementara pemilik kuda lain, Iksan ( 50 th ) mengaku setiap sore sudah setahun lalu selalu mangkal di alun alun. " Tidak bulan puasa pun saya  setiap sore disini Pak " akunya.
lambang Ikon 7RUH  ( foto Sut).

Sedang  keasyikan lain, yaitu disepanjang sisi barat alun alun, puluhan kuliner tersedia. Pengunjung setelah naik kuda, bisa belanja apapun. Dari ayam kampung bakar, bebek bakar, sate ayam, aneka masakan sayur, kolak, dawet, dan segala aneka minuman tesedia di sana. 
Lebih asyik lagi  menjelang maghrib tiba, dari alun alun bisa memandang kearah barat, menyaksikan panorama  langit , dimana matahari menjelang tenggelam.
Suasana pituruh menjelang waktu berbuka puasa tiba (foto gun) 

Yang tidak kalah penting, oengunjung juga bisa selfi menggunakan kuda di dekat simbol ikon  7RUH yang menjadi kebanggaan warga Pituruh. 
Lokasi area alun alun menjadi ramai, karena para pendatang , seperti di sebutkan Gunadi Suprapto (60 th).  "   Mereka yang datang justru banyak dari wilayah .Kecamatan Butuh Prembun dan Kemiri , imbuh Gunadi.( SuTa)

Tidak ada komentar