Breaking News

600 PEMANCING MANIAC, IKUTI LOMBA MANCING DI PITURUH. ( Hasilkan Deklarasi Dilarang Nyetrum dan Meracun Ikan ).


PURWOREJO ( koranpurworejo.com ) --HARI Minggu pagi ( 6/5/2018) sebanyak 600 pemancing maniac, hadir di Saluran sungai / irigasi Kedung Gupit Wetan, tepatnya di timur Kantor Kecamatan Pituruh, Purworejo. 
Sungai / irigasi selebar 3 meter itu telah direkayasa sedemikian rupa, sehingga jadi arena pemancingan. 1,5 Kwintal Ikan lele ditebar di lokasi yang panjangnya 150 meter tersebut, berubah jadi ajang kompetisi adu nasib bagi para pemancing.
Polisi Sektor Pituruh menyerahkan Hadiah Utama ( foto Manto).

Acara yang digelar Oleh Karang Taruna WIDORO Desa Pituruh itu. Mendapat sambutan meriah dari berbagai pemancing maniac. Hadir dari Wadaslintang Wonosobo, Prembun, Kutoarjo, Grabag, Kaliurip, Loano, Purworejo dan dari pencinta mancing Pituruh.
Kades Pituruh menyerahkan hadiah juara ke dua ( foto Manto ).

Rosa Galih Ganesa (34) selaku Ketua Penyelenggara, mengaku , hal itu digelar dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan. Disamping itu juga untuk memberikan agenda refresing bagi para pemancing maniak. Juga dalam rangka , mengkampanyekan Peduli Ekosistem. Diantaranya, Dilarang menyetrum ikan, dilarang membuang sampah ke sungai, Dilarang Meracun ikan.
" Para Pemancing tadi sudah berikrar , siap memerangi Penyetrum dan Pengracun ikan Mas. Termasuk setuju untuk menjaga ekodistem sungai. Katena dungai srbagai nadi kehidupan ", Tandas Rosa.
Suasana di lokasi pemancingan (foto suta) 

Sementara, Kuswari ,SE salah satu Pembina Karang Taruna, mengaku sangat mendorong, kegiatan kreatif yang digelar Karang Taruna. " Apalagi kegiatan ini, bersinergi dan didukung Oleh Laskar Kali Jogo, Komunitas Peduli Sungai Tirta Jaya Purworejo. Yang gencar memerangi sampah sungai. Saya sangat suka " , imbuh Kuswari.
Dijelaskan oleh Novi selaku Ketua Karang Taruna Widoro,  kegiatan semacam ini rencananya akan diagendakan sebagai acara tahunan. Yogi ( sekretaris panitia )  malah menginginkan untuk digelar 1 tahun 2 kali.
Laskar kalijogo, siap memerangi penyetrum dan peracun ikan(foto yudha) 

Acara yang juga dihadiri pejabat Muspika, dan Pemerintah desa ini, didukung oleh DPC PDIP Purworejo, Koranpurworejo.com, Apotik Talang Mas, Toko Bangunan Mustolah. Angkring K'ROSS, Laskar Kalijogo, Upt Pengairan Kemiri dan Polsek Pituruh, menjadi sebuah acara yang cukup menarik.
Pasalnya  dari anak anak, remaja, sampai orang dewasa, laki perempuan, dari berbagai lapisan membaur menjadi satu, penuh keakraban. Apalagi MC juga menyuguhkan musik  dangdut nan rancak. Seperti menjadi area hiburan outbond yang unik.

Adapun juara diperoleh peserta bernama Trasmono (52) dari  Kebon Dalem mendapat hadiah Rp 1 Juta. Juara  2 saudara  Sugi (45) Warga Kauman Pituruh mendapat Rp 750.000. Juara 3 saudara Wanto warga Samping  mendapat Rp.500 ribu. Sedang  Aris warga sucen , dan Rfy warga Kaliurip masing masing mendapat Rp 300.000 dan Rp 150.000.
Dari pantauan Wartawan koranpurworejo.com. Acara ini tergolong unik. Karena tidak sekedar lomba macing begitu saja. Namun juga menghasilkan deklarasi. Pemancing mengutuk serta melarang,  para penyetrum dan pengracun ikan. Karena merusak ekosistem kehidupan di sungai. " Ikan ikan jadi mati sia sia, perkembiakan ikan jadi terganggu ", kata Gunadi Suprapto, sesepuh Kali Jogo. ( SuTa).

Tidak ada komentar