Breaking News

DOLALAK LANANG PERLU DIGALAKKAN REGENERASINYA.


PURWOREJO, ( KoranPurworejo.Com )  Sanggar Seni Swantika Bagelen menggelar Tari Dolalak lanang  di Kuliner Romansa Purworejo, Minggu ( 22/4 ) dihadiri dari Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan Kabid Seni rupa Dra Susianti MM dan Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi juga dari perwkilan Polres Purworejo dan Perwkilan Kodim 0708 Purworejo serta perwakilan Dinas Pendidikan kepemudaan olah raga yakni Kabid Pemuda dan olah raga Dodik dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agung Wibowo.
Acara ini disambut meriah oleh warga Purworejo, dari berbagai lapisan masyarakat, kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Kabid Seni Rupa Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan ,Dra Susianti MM,  mengatakan, bahwa ia sangat mengapresiasi dengan seni tari Ndolalak Lanang, karena kita melihat tari Ndolalak Lanang yang dimainkan para sepuh yang masih intes juga masih menjaga gerak – gerakanya serta menjiwai sekali, meskipun gerakanya sederhana tapi bisa menjiwai dengan harapan bisa menularkan kepada generasi penerus.
Seni tari Ndolaak ini harus disebar luaskan supaya anak – anak muda mengenal bahwa Ndolalak ini adalah dari Purworejo. Memang tidak dipungkiri bahwa penari Ndolalak perempuan itu lebih diminati oleh masyarakat dan lebih menarik dibanding penari laki – laki, tetapi sepertinya tidak begitu, menurut hemat kami supaya lebih memboming , harus memberi kesempatan terus menggali potensi dari masyarakat ,khususnya kepada anak – anak muda.
Ketua DPRD Ir Luhur Pambudi mendorong agar ndolalak lanang regenerasinya berjalan. ( Foto Suta ).

Saya kira masyarakat sangat mengapresiasi tari Ndolalak Lanang ini, ada 3 hal yang anak– anak muda tidak hanya mengapresiasi ,yakni diberi kesempatan untuk belajar ,untuk menari dan untuk menampilkan. Dan untuk bisa mengapresiasi ,apalagi anak laki – laki jangan sampai untuk tidak mencintai budayanya sendiri. Dari waktu ke waktu tidak hanya diberikan kepada anak perempuan saja,tapi juga diberikan kesempatan pada anak – anak laki -laki.

Sementara Ketua DPRD Luhur Pambudi MM, sangat mendorong dengan tampilnya Dolalak Lanag. Menurut Luhur, Ini harus dikembangkan sejak usia sekolah. Harus digalakkan regenerasinya.  Nanti hanya ada anggapan, ndolalak hanya milik perempuan. Padahal laki petempuan juga harus diberi ruang untuk menghidupkan budayanya sendiri, tandas Luhur.
" Tentunya kita juga tidak bisa memaksakan, paling tidak bagaimana anak – anak laki -laki bisa menari.  Namun hal yang penting , menari itu  memberikan stimulus dalam hal budi pekerti " tambah luhur. 

 Dalam kesempatan tersebut ,dijelaskan bahwa  Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan fasilitasi seni tari disekolah – sekolah dan sanggar – sanggar tari termasuk Purworejo.
Karena Ndlalak lanang adalah cikal bakalnya yang berasal dari Purworejo maka jangan sampai punah , Kalu perlu harus dikalaborasi dengan media seni atau kalabarasi dengan kreasi – kreasi baru agar lebih dikenal, tandas Susianti .

 Di Samping itu, Menurut Ketua Panitia Penyelenggara, Zulaetri Susanto bahwa pada awalnya, kesenian rakyat Ndolalak juga diperagakan oleh para penari laki laki. Oleh karenanya, menurut Zul sudah selayaknya Ndolalak Lanang dibangkitkan kembali. ( Mas Suta ).

Tidak ada komentar