Breaking News

32 WARGA KORBAN BANJIR DAN TANAH LONGSOR, TERIMA BANTUAN.


PURWOREJO (Koranpurworejo.com)— BPBD Purworejo serahkan bantuan dari Gubernur Jateng untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purworejo. Acara berlangsung di Aula gedung BPBD kabupaten Purworejo, Kamis (26 April 2018)

Kepala BPBD Kabupaten Purworejo Budy Harjono mengatakan, pada tahun 2016-2017 Purworejo mengalami banyak bencana menimbulkan kerusakan,  khususnya gerakan tanah seperti longsor dan banjir,  oleh sebab itu Bantuan tak terduga Gubernur Jawa Tengah akan diberikan pada para korban yang mengalami bencana.

Bantuan berupa uang yang berbentuk rekening yang diserahkan langsung oleh Bupati Purworejo diharapkan segera dipergunakan untuk memperbaiki rumah,  pemanfaatan bantuan akan dipantau oleh BPBD dan pihak dari desa agar tidak ada penyalahgunaan bantuan.

"Tolong kepala desa dan camat untuk melakulan pengawasan, dengan mengarahkan bantuan untuk digunakan sebagaimana mestinya." Kata Budy Harjono.

Hari Kamis(26/42018) yang  bertepatan dengan hari kesiapsiagaan bencana tersebut digunakan untuk memberi bantuan.
Bantuan Gebernur yang dibagikan Rp.425 juta. Jumlah penerima 32 orang. Dengan Kategori, 5 rusak total, Kemudian 25 rusak berat serta 2 unit musolah yang meliputan 4 kecamatan, yaitu kecamatan Kaligesing, Loano, Bagelen dan Purwodadi, jelasnya.

Dalam sambutannya Bupati Purworejo Agus Bastian SE.MM. yang dimpingi oleh asisten 1 Murwanto. mengatakan, melalui bantuan ini akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana.

Hasil assesment di lapangan oleh BPBD Purworejo, diperoleh data kerusakan sejumlah rumah penduduk dan tempat ibadah. Untuk itu, kami telah mengusulkan bantuan yang bersumber dari Bantuan Tidak Terduga (BTT) Gubernur Jawa Tengah dan disetujui sebesar Rp 425 juta. Namun saat ini, yang akan diserahkan hanya  senilai Rp 345 juta, sedangkan sisanya belum diserahkan dengan pertimbang masih dalam proses pengusulan untuk relokasi.

Bupati Agus Bastian mengatakan bahwa, “ Sebagian wilayah  Kabupaten Purworejo, merupakan wilayah rawan bencana alam. Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh warga masyarakat agar selalu bersikap waspada terhadap bencana alam dan senantiasa meningkatkan pengetahuan tentang tanda-tanda alam setempat yang bisa menjadi indikasi akan adanya ancaman bencana, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, “. (Mas/Suta)

Tidak ada komentar