Breaking News

GITA YURISTIANA, SSos. UNTUK DONGKRAK EKONOMI KREATIF, PLS ADAKAN PELATIHAN GP3M dan PKHP.


PURWOREJO ( koranpurworejo.com ) - PENDIDIKAN Luar Sekolah ( PLS) senyatanya tidak bisa disepelekan, atau dipandang sebelah mata. Faktanya banyak, PLS tidak sekedar memberi ilmu pengetahuan, lebih dari itu, PLS sekaligus memberi ilmu terapan Praktek. Sudah ratusan bahkan ribuan generasi muda yang kami fasilitasi mengikuti program PLS, dan  sekarang bisa hidup, dan punya pekerjaan mandiri ",. Demikian dikatakan Gita Yuristiana SSos. Kabid PNF dan PI Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Purworejo , Senin (26/3).

Masih menurut Gita,  " Sekarang itu banyak orang punya pengetahuan tinggi, tapi tidak punya Skil. Ilmu terapan inilah yang sekarang dibutuhkan. Di situlah kehadiran PLS benar benar tampak perannya. Dengan memberi ketrampilan, dibimhing supaya mandiri".

Dalam waktu dekat pihaknya bakal melaksanakan program  Gerakan Pendidikan Perempuan Penggerak  Mandiri (GP3M ) yang nantinya wajib dilaksanakan SKB. Adapun dana yang di alokasikan sebesar Rp.100 juta. Mereka bakal dilatih ketrampilan sesuai kebutuhan mereka. Supaya menjadi warga produktif dan bisa hidup mandiri. Adapun jumlah yang bakal dididik untuk memgikuti pelatihan ketrampilan sebanyak 100 orang. Yang akan dilaksananan di Desa Krandegan dan Desa Wirun. Kegiatan tersebut diagendakan mulai awal Mei 2018.

Selain  kegiatan tersebut, juga ada program PKHP ( Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan ). Yang akan digelar di 5 Lokasi. Yaitu bisa di PKBM , LKP atau Organisasi PKK. 
Alokasi tersebut diprioritaskan untuk Desa desa kategori  miskin. Alokadi dananya sebesar Rp 100 juta, untuk lima lokasi masing masing sebesar Rp 20 juta (untuk penyelenggaraan pelatihan).
Dijelaskan oleh Gita Yuristiana SSos, dana tersebut dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat  Pendidikan dan Dikmas Pusat. Dana langsung masuk rekening penyelenggara.  Adapun Jateng yang mendapat alokasi  program tersebut, hanya Kabupaten Pati dan Kabupaten Purworejo.
Menurut arahan Kadinas Pendidikan, program ini dimulai pelatihan awal Mei. Endingnya bulan Oktober 2018, baik GP3M maupun PKHP diharapkan sudah bisa memproduk hasil nyata.
Pada Peringatan Hari Jadi Purworejo Tanggal 5 Oktober 2018, diharap sudah dapat mengikuti Pameran Gebyar Hari Jadi Purworejo. Untuk seterusnya diharap dapat hidup mandiri. ( Sumanang Tirta).

Tidak ada komentar