Breaking News

Drama “Tuk” Penuh Kritik Menggelitik Pentas di Purworejo 23 Maret 2018.


Sanggar Teater Badjobarat binaan Dewan Teater Yogyakarta (DTY) bakal mementaskan drama bahasa Jawa berjudul “TUK” karya bambang Widoyo SP di Gedung Kesenian Sarwo Edhie Wibowo Purworejo, Jumat (23/3) malam. Sebelumnya, lakon yang sama sukses dipentaskan oleh DTY di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada Jumat (9/3) malam lalu.
Banner Promo Pentas di Gedung Kesenian Purworejo 23 /3 /2018. ( Foto Mas )

Pementasan TUK di Purworejo akan didukung oleh Komite Teater Dewan Kesenian Purworejo (DKP) dan Komunitas Teater Purworejo (KTP). Pagelaran tunggal kali ini menjadi agenda DKP untuk menggairahkan seni teater di Purworejo sekaligus turut memperingati dan memeriahkan hari lahir WR Soepratman. Penampilan awak DTY diharapkan dapat memperkaya referensi seni teater bagi masyarakat Purworejo.

“Beberapa tahun lalu kita juga kerja bareng dengan DTY dalam pementasan Opera Kecoa di Purworejo. Sama seperti sebelumnya, kali ini kita terlibat menjadi pendukung produksi lokalnya,” kata Achmad Fajar Chalik, anggota Komite Teater DKP selaku penggerak produksi TUK lokal Purworejo.
Para aktor Pementadan TUK, saat latihan di bascam Jogjakarta  ( Foto Giri ).

Drama TUK disutradarai oleh Zordy melibatkan sekitar 50 pemain dan kru dari DTY. Pementasan berdurasi sekitar 2 jam tersebut dikemas dengan konsep drama realis dan tata artistik simbolik Mengangkat kisah kehidupan wong cilik, lakon TUK bakal menghadirkan kritik sosial yang sarat pesan moral. Dengan suguhan humor yang menggelitik, TUK dipastikan tampil menarik.

Pementasan dapat diapresiasi oleh masyarakat semua kalangan dengan sumbangan budaya Rp10 ribu per orang.
“Pementasan akan dimulai pukul 19.30 WIB,” ungkapnya. (MAS TOP)

Tidak ada komentar