Breaking News

YANG UNIK DITENGAH JAMBORE VESPA Bupati Bergaya Sporty, Bawa Penari Ndolalak


PURWOREJO ( Koranpurworejo.com) - " Saya sangat puas dan bangga dengan pelaksanaan Jambore Vespa Nasional ( JVN) di Purworejo , Ternyata Bupatinya sangat Responsif ". Setidaknya itu ucapan Giono selaku ketua JVN pada Wartawan KoranPurworejo.com.

Acara yang berjalan Sabtu- Minggu (10-11/2/18) dibuka Oleh Bupati Agus Bastian , SE,MM. Serta dihadiri tamu OPD Purworejo, dan tamu undanfan lainnya.
Di sambut dengan iringan dan tarian dolalak Agus Bastian mengapresiasi penuh even ini 

" Saya salut untuk solidaritas Vespa di nusantara , selamat datang dan tetap menjaga keselamatan berkendara ketika berangkat maupun pulang dalam acara ini, Selamat menekmati  wisata alam dan kuliner yang ada di Kabupaten Purworejo." Ujar Agus bastian Bupati Purworejo 

"  Saya mohon Scooteris Tetap mengedepankan keselamatan dijalan" tandasnya

Pantauan wartawan Koranpurworejo.com, Karena peserta sangat banyak,  membuat  setengah dari akses jalan alun-alun pun di tutup.  Menurut Giono, itu hanya untuk menyambut tamu dari berbagai penjuru nusantara.
Yang unik dari even JVN ini, Bupati Agus  Bastian dengan pakaian ala gaya ( style ) Sporty , juga sempat membaur dengan ribuan  pencinta Scoter, sambil mengenalkan Ikon Purworejo (  penari Ndolalak)  kepada ribuan peserta JVN. 
Vespa Super 150 tahun 1975 milik Garjito, dengan batik Satrio Adipurwo ( foto Mas)

 Ada yang unik lagi,  Vespa  milik Widyantara Garjito ( 53) warga Jln Sibak Purworejo, di batik bercirikhas batik Purworejo. 
Vespa Super 150 CC Tahun 1075  tak luput jadi perhatian banyak orang.  Menurut  pemiliknya, ia kerjakan selama 1 minggu. Sengaja untuk ikut kontes nasional.
     " Ini namanya jenis batik  Satrio Adipurwo , jenis batik cirikhas Purworejo ",
Tandasnya.
Bupati Agus Bastian beradaptasi ala pencinta Scoters ( Foto Mas ).

  DI pangung hiburan musik , di jeda suguhan musik , panitia sesekali  mengumumkan pemenang tiga kategori  hadiah. Yang diantaranya berhadiah Kambing Etawa .
Namun, setelah dipanggil berulang ulang kode nomer pemenangnya. Tidak satu pun tampil untuk mengambil hadiah tersebut. Hingga acara ditutup pukul 14.00, Kambing Erawa tetap tidak ada yang mengambil. Diduga pemenangnya sudah pulang sebelum acara ditutup. Maka panitia memutuskan, kambing Etawa diserahkan kepada panitia penyelenggara.
( MAS).

Tidak ada komentar